Piala Dunia 2018: Segala Cara Dilakukan Demi Kebugaran Neymar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain sepak bola Brasil, Neymar, ikuti sesi latihan di pusat pelatihan Granja Comary, di Teresopolis, Brasil, 22 Mei 2018. (AP Photo/Leo Correa)

    Pemain sepak bola Brasil, Neymar, ikuti sesi latihan di pusat pelatihan Granja Comary, di Teresopolis, Brasil, 22 Mei 2018. (AP Photo/Leo Correa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Brasil, Neymar, yang baru pulih dari cedera dikabarkan mengalami kemajuan lebih dari yang diperkirakan saat berlatih setiap hari bersama rekan-rekan setimnya untuk Piala Dunia 2018. 

    Baca: Piala Dunia 2018: Toni Kroos, Nyawa Timnas Jerman

    "Perkembangannya lebih baik dari yang diharapkan,” kata Fabio Mahseredjian, pelatih fisik Brasil, kepada para wartawan di markas latihan, Granja Comary, Teresopolis, di luar Rio de Janeiro, Rabu 23 Mei 2018.

    Bintang klub Paris St-Germain berusia 26 tahun itu sudah absen dari pertandingan sejak mengalami patah satu tulang di kakinya dalam sebuah pertandingan Liga 1 Prancis 25 Februari lalu.

    Neymar kemudian dibawa pulan ke Brasil untuk menjalani operasi atas cederanya itu. Meski absen dari paruh kedua kompetisi liga, tapi pelatih Brasil, Tite, tetap membawanya untuk bertanding pada Piala Dunia 2018 di Rusia, mulai 14 Juni mendatang. Adapun Brasil akan mengawali pertandingannya melawan Swiss pada fase grup 17 Juni.

    Dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar, yang memimpin tim operasi pemain sepak bola termahal di dunia itu pada Maret lalu mengatakan,  “Dia mendapatkan kembali gerakannya yang biasa sedikit demi sedikit.”

    Baca: Piala Dunia 2018: Neymar Berpacu dengan Waktu

    “Tahap berikutnya adalah latihan penuh dalam kelompok dan kemudian berlatih bertanding. Segala sesuatu dilakukan agar dia merasa nyaman,” Lasmar melanjutkan.

    DAILY MAIL | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.