Piala Dunia 2018, Timnas Inggris Tak Mau Kalah Adu Penalti

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga gawang Everton, Jordan Pickford tertunduk lesu di akhir laga lanjutan Liga Inggris melawan Burnley di Turf Moor, Inggris, 3 Maret 2018. Everton sempat membuka keunggulan berkat gol yang dicetak striker andalan mereka, Cenk Tosun pada menit ke-20. REUTERS/Andrew Yates

    Penjaga gawang Everton, Jordan Pickford tertunduk lesu di akhir laga lanjutan Liga Inggris melawan Burnley di Turf Moor, Inggris, 3 Maret 2018. Everton sempat membuka keunggulan berkat gol yang dicetak striker andalan mereka, Cenk Tosun pada menit ke-20. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Inggris mempersiapkan kemungkinan adu penalti pada Piala Dunia 2018. Kiper Jordan Pickford mengatakan timnya tak ingin kembali tersingkir dari kompetisi besar karena kalah adu penalti.

    "Di belakang layar, kami banyak melakukan pekerjaan untuk mempersiapkan mengenai bagaimana kami akan ingin melakukannya," ucap Pickford kepada media Inggris.

    Inggris memiliki rekor buruk pada situasi-situasi adu penalti. Dari tujuh adu penalti dalam ajang-ajang kompetitif, tim itu gagal enam kali. Satu-satunya kesuksesan Inggris didapat atas Spanyol pada perempat final Piala Eropa 1996.

    Pickford menyatakan timnya memiliki banyak penendang penalti bagus. "Dan kami telah berlatih selama beberapa hari terakhir. Sulit untuk menggagalkan mereka," ujar kiper 24 tahun itu.

    ADVERTISEMENT

    Pickford merupakan satu dari tiga kiper dalam skuad Gareth Southgate. Kiper kaya pengalaman Joe Hart dicoret dari skuad untuk turnamen yang akan berlangsung pada 14 Juni-15 Juli di Rusia tersebut.

    Kiper Everton itu tampil memukau sejak melakukan debutnya untuk Inggris pada pertandingan persahabatan melawan Jerman, November lalu. Peluangnya untuk mengambil alih peran nomor satu membesar setelah ia tampil bagus ketika Tiga Singa menang 1-0 atas Belanda pada Maret lalu.

    Pickford bersaing dengan Jack Butland dan Nick Pope. Ia mengaku belum dapat memberi bayangan siapa yang akan menjaga gawang Inggris dalam pertandingan pemanasan melawan Nigeria pada Sabtu nanti. "Tidak seorang pun dari kami mengetahuinya. Kami bekerja keras di lapangan latihan. Saya, Popey, dan Butland. Kami semua bekerja keras dan mendorong satu sama lain, maka ini semua kompetisi."

    Inggris akan membuka perjalanannya di Piala Dunia 2018 dengan pertandingan di Grup B melawan Tunisia di Volgograd pada 18 Juni mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?