Laporan Piala Dunia dari Moskow: Keceriaan Fans di Lapangan Merah

Para suporter Kolombia di Lapangan Merah, Moskow menikmati suasana menjelang pembukaan Piala Dunia 2018 , 14 Juni 2018. (Gabriel Wahyu Titiyoga/Tempo)

TEMPO.CO, Jakarta - Area di sekitar Lapangan Merah di pusat Kota Moskow menjadi tempat berkumpul para suporter negara-negara yang bertanding dalam Piala Dunia 2018. Turnamen empat tahunan ini akan dibuka hari ini dengan pertandingan di Stadion Luzhniki antara tim tuan rumah Rusia dan Arab Saudi, yang berada di grup A.

Para suporter datang bergerombol dengan membawa atribut negara dan tim nasional masing-masing. Mereka banyak berkerumun di sekitar menara jam penanda dimulainya Piala Dunia, yang dipasang di Alun-alun Okhotniy Ryad di seberang Lapangan Merah.

Para suporter Kolombia tampil mencolok di antara kerumunan orang karena mengenakan seragam kuning tim nasionalnya. Seorang suporter Kolombia, yang mengenakan kostum berumbai-umbai yang warnanya sesuai bendera negaranya, menjadi salah satu favorit pengunjung Lapangan Merah untuk berfoto bersama.

Baca: Piala Dunia 2018: Mohamed Salah Berpeluang Tampil Vs Uruguay

Kolombia sebenarnya tak akan bermain di Moskow selama babak penyisihan Grup. Tergabung di Grup H bersama Polandia, Senegal, dan Jepang, Kolombia akan tampil perdana pada 19 Juni di Saransk, kota yang terletak sekitar 600 kilometer sebelah timur Moskow. Meski demikian, para suporter itu ingin menikmati sejenak suasana pembukaan Piala Dunia di Moskow.

“Tak ada satu pun yang ingin melewatkan suasana Moskow,” kata seorang suporter Kolombia.

Sama seperti suporter Kolombia, para fans tim nasional Peru juga datang ke Lapangan Merah. Padahal tim nasional Peru akan bermain pertama kali di Saransk menghadapi Denmark pada 16 Juni. Mengenakan seragam putih bergaris merah, para suporter The Incas itu bernyanyi bersama.

Baca: Piala Dunia 2018: Langkah Madrid, Lopetegui, dan Bumerang Spanyol

Sebagian besar suporter Peru sudah tiba di Moskow sejak Selasa lalu. Eduardo, seorang suporter Peru, bahkan sengaja mengenakan mahkota dan kalung serta membawa tongkat berwarna emas bak seorang Raja Inca.

“Di Piala Dunia ini saya adalah raja, tapi tentu saja Anda boleh meminjam tongkat saya untuk berfoto,” ujarnya seraya tertawa.

Begitulah salah satu kemeriahan dalam Piala Dunia 2018.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA (MOSKOW)






Rusia Beri Diskon Besar-besaran Bensin hingga Gandum untuk Taliban

10 menit lalu

Rusia Beri Diskon Besar-besaran Bensin hingga Gandum untuk Taliban

Taliban mendapatkan harga murah dari Rusia untuk BBM dan gandum. Kedua pihak telah meneken kesepakatan.


9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

14 menit lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.


Vivo Jadi Ponsel Resmi Piala Dunia 2022 Qatar

1 jam lalu

Vivo Jadi Ponsel Resmi Piala Dunia 2022 Qatar

Kemitraan itu diumumkan pada tanggal 26 September 2022 saat peluncuran Vivo X Fold+.


Rusia Umumkan Referendum Dimenangkan pro-Moskow

2 jam lalu

Rusia Umumkan Referendum Dimenangkan pro-Moskow

Rusia mengklaim hasil referendum di empat wilayah Ukraina yang mereka duduki, dimenangkan pendukung pro-Moskow


Piala Dunia 2022 di Qatar: Profil Arab Saudi yang Bersiap Tampil untuk Keenam Kalinya

3 jam lalu

Piala Dunia 2022 di Qatar: Profil Arab Saudi yang Bersiap Tampil untuk Keenam Kalinya

Arab Saudi lolos ke Piala Dunia 2022 melalui babak kedua Kualifikasi Zona Asia dan ini akan menjadi penampilan mereka keenam di kejuaraan dunia.


Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

16 jam lalu

Rusia Belum Rencana Tutup Perbatasan untuk Mencegat Warga yang Hindari Wajib Militer

Rusia mungkin akan menutup perbatasan untuk menghentikan laki-laki warga negara Rusia yang dalam batas usia wajib militer, melarikan diri dari Rusia.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

20 jam lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

21 jam lalu

Referendum Jelang Berakhir, Pertempuran Rusia Ukraina Makin Sengit

Pasukan Ukraina dan Rusia terkunci dalam pertempuran sengit di berbagai bagian Ukraina pada Selasa di hari terakhir referendum pencaplokan Moskow.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

21 jam lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

22 jam lalu

Kepala Keamanan Presiden Uruguay Ditangkap, Bantu Warga Rusia Ilegal

Kepolisian Uruguay menangkap kepala keamanan pribadi presiden Luis Lacalle Pou karena membantu warga Rusia masuk secara ilegal