Argentina Dipermalukan Kroasia, Apa Kata Jorge Sampaoli?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas Argentina, Jorge Sampaoli, mengaku bertanggung jawab atas kekalahan 0-3 yang dialami timnya oleh Kroasia pada Piala Dunia 2018. Ia berusaha mengalihkan kritik atas kesalahan kiper dan penampilan buruk kapten timnas Argentina, Lionel Messi.

    "Ini bukan tanggung jawab pihak tertentu secara parsial, ini adalah tanggung jawab saya sepenuhnya," kata Sampaoli.

    Dalam laga itu, Argentina menelan kekalahan terbesar di fase grup Piala Dunia sejak 1958. Adapun berkat kemenangan dalam laga tersebut, Kroasia melaju ke 16 besar. Di depan para penggemar yang menyaksikannya dengan tidak percaya di Stadion Nizhny Novgorod, Argentina runtuh pada babak kedua setelah kiper Willy Caballero gagal membuang bola dengan baik dan Ante Rebic mengemas gol pertama Kroasia.

    "Tidak tepat menyalahkan Caballero," kata Sampaoli, yang terlihat sedikit bingung. "Jika saya merencanakan beberapa hal dengan berbeda, itu akan berjalan dengan berbeda. Sejujurnya saya pikir rencana untuk pertandingan ini adalah memberi tekanan terhadap lawan. Namun, setelah bencana di babak pertama, kami secara emosional telah kalah."

    Messi, yang kemungkinan besar bermain untuk Piala Dunia terakhirnya, memberikan dampak minimal. Kebanyakan ia tidak mampu berkutik akibat penjagaan rapat Kroasia. "Kekuatan penggerak kami adalah Leo, tapi kami tidak dapat menemukan dia. Kami bekerja sebagai tim untuk memberikan bola kepada Leo, tapi tim lain (Kroasia) juga bekerja untuk menghindari hal itu," ucap Sampaoli.

    Sampaoli harus melihat timnya terpuruk di posisi ketiga klasemen Grup D. Mereka hanya akan bisa lolos bila mampu mengalahkan Nigeria di laga terakhirnya dan pada laga lain, Islandia kalah.

    "Terdapat rasa malu, rasa sakit, untuk tidak memberikannya (prestasi) kepada rakyat Argentina. Sudah lama sejak saya merasa seperti ini, dan sekarang ini terjadi dengan kaus negara saya sendiri. Ini begitu menyakitkan," kata Sampaoli.

    Ia berharap timnya bisa memanfaatkan kesempatan di laga terakhir. "Kami memiliki satu pertandingan tersisa, dan kami harus mengambil peluang apa pun yang diberikan kepada kami untuk melihat apakah kami dapat melaju ke putaran kedua," kata Sampaoli. "Saya meminta maaf kepada semua penggemar yang telah berusaha datang ke Rusia. Saya berbagi impian mereka. Saya melakukan yang terbaik semampu saya."

    Nigeria masih akan menghadapi Islandia di Volgograd pada Jumat malam nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.