Laporan dari Moskow: Piala Dunia dan Perubahan Watak Orang Rusia

Warga Rusia merayakan kemenangan timnasnya setelah mengalahkan Mesir dalam penyisihan Grup A Piala Dunia 2018 di dekat St Petersburg Stadium, St Petersburg, Rusia, 20 Juni 2018. (AP Photo/Dmitri Lovetsky)

TEMPO.CO, Jakarta - Piala Dunia 2018 membawa perubahan signifikan terhadap gaya orang Rusia dalam menghadapi orang asing. Selama ini, orang Rusia dianggap dingin, pelit senyum dan jarang bertegur sapa dengan orang asing. Hal itu justru tak terlihat selama Piala Dunia.

Bagi orang Indonesia yang terbiasa bertegur sapa dan senyum atau setidaknya mengucapkan kata permisi ketika melewati kerumunan orang, perilaku orang Rusia ini biasanya dianggap sangat kaku.

Pertama, anggapan bahwa orang Rusia kaku tercipta dari stereotip yang dibangun di film-film Hollywood yang lebih populer di Indonesia. Orang-orang Rusia digambarkan kasar, berbicara dengan intonasi keras, dan nekat.

Jika Anda menonton film-film era Uni Soviet, bahkan dalam sinema modern era Rusia, banyak karakter warga Rusia juga bisa, humoris, ramah dan romantis.

Orang Rusia berbicara dengan intonasi keras dan merepet seperti orang marah-marah. Namun itu adalah hal normal, sama halnya seperti, misalnya, gaya orang Medan berbicara di Indonesia.

Kedua, orang Rusia memang tak terbiasa bertegur sapa atau tersenyum dengan orang asing. Bagi mereka, hal itu adalah basa-basi yang sebenarnya tak diperlukan. Namun, meski tak kenal, biasanya mereka dengan raut ramah akan membalas senyum atau sapa yang Anda sampaikan.

Jika sudah dengan akrab dengan orang Rusia, Anda paham bagaimana orang Rusia bisa sangat serius, kerap bercanda, bahkan sesekali bertindak konyol. Hal lumrah yang biasa dijumpai di mana pun.

Dulu seorang kawan Rusia saya langsung terbahak mendengar pertanyaan saya soal mengapa orang Rusia pelit bertegur sapa dan tersenyum di jalan. Karena tak saling kenal, menurutnya tak ada urgensinya tersenyum terhadap orang asing.

“Lalu ketika musim dingin dengan suhu mengigit, bagaimana bisa kami tersenyum sementara wajah sudah kaku kedinginan?” katanya. “Tapi percayalah, kami tak seperti yang kamu tonton di film itu.”

Ucapannya terbukti. Sepekan terakhir mengikuti Piala Dunia, banyak tetangga di sekitar apartemen yang saya huni di Moskow membalas tegur sapa yang saya sampaikan. Obrolan akan berlangsung ramai begitu mereka tahu lawan bicaranya bisa berbahasa Rusia. “Biar saja jika orang menganggap kami galak, mereka belum mengenal kami dengan dekat,” kata mereka.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA 






Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

2 jam lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.


Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

7 jam lalu

Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

Meta melaporkan lebih dari 60 situs web yang meniru organisasi berita Eropa, diperkuat oleh jaringan akun media sosial yang juga palsu.


Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

15 jam lalu

Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

Uni Eropa memberikan peringatan keras jika salah satu infrastruktur energi aktif blok itu diserang.


Putin Perintahkan Petani Ikut Wajib Militer ke Ukraina

17 jam lalu

Putin Perintahkan Petani Ikut Wajib Militer ke Ukraina

Perintah Putin agar petani mengikuti wajib militer ini meningkatkan risiko untuk panen Rusia pada 2023.


Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Zelensky Telepon Sekjen NATO

17 jam lalu

Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Zelensky Telepon Sekjen NATO

Zelensky menelepon Stoltenberg setelah pemungutan suara yang dilangsungkan di empat wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia.


Bulgaria hingga Polandia Imbau Warganya Segera Pergi dari Rusia

17 jam lalu

Bulgaria hingga Polandia Imbau Warganya Segera Pergi dari Rusia

Bulgaria, Polandia, dan Estonia mengeluarkan seruan kepada warganya untuk segera tinggalkan Rusia


Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

18 jam lalu

Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

Tiga bank Turki yang masih memproses pembayaran dengan bank Rusia, dikonfirmasi menarik diri di bawah tekanan dari Amerika Serikat


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

18 jam lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Zelensky Sebut Referendum Rusia di Ukraina Lelucon

19 jam lalu

Zelensky Sebut Referendum Rusia di Ukraina Lelucon

Presiden Volodymyr Zelensky mengecam pemungutan suara sejumlah wilayah Ukraina yang diduduki Moskow untuk bergabung dengan Rusia.


Ukraina Desak Dunia Mengutuk Rusia atas Referendum 4 Wilayah

20 jam lalu

Ukraina Desak Dunia Mengutuk Rusia atas Referendum 4 Wilayah

Kementerian Luar Negeri Ukraina menyebut tindakan tersebut sangat melanggar konstitusi dan hukum Ukraina, serta norma hukum internasional dan kewajiban internasional Rusia.