Prediksi Prancis Vs Belgia di Semifinal Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Belgia, Eden Hazard, melakukan tendangan ke gawang Brasil dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, Rusia, 6 Juli 2018. Hazard berhasil membawa timnya melaju ke semifinal yang akan melawan Prancis, setelah membungkam Brasil 2-1.  REUTERS/Sergio Perez

    Gelandang Belgia, Eden Hazard, melakukan tendangan ke gawang Brasil dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, Rusia, 6 Juli 2018. Hazard berhasil membawa timnya melaju ke semifinal yang akan melawan Prancis, setelah membungkam Brasil 2-1. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga semifinal Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Belgia akan tersaji pada Rabu dinihari nanti. Permainan menyerang yang diusung kedua tim akan membuat laga ini berjalan panas.

    Dalam sejarahnya, kedua tim sudah bertemu 73 kali. Belgia memiliki catatan lebih baik dengan meraih 30 kemenangan dibanding 24 kemenangan milik skuad Ayam Jago, 19 laga lain berakhir imbang.

    Pada pertemuan terakhir kedua tim dalam laga persahabatan 2015 lalu, Prancis, yang ditukangi Didier Deschamps, kalah 4-3 dari Belgia, yang masih ditangani Marc Wilmots.

    Secara materi pemain, Prancis sudah mengalami perubahan besar. Penyerang muda Kylian Mbappe bisa menjadi faktor pembeda dalam laga kali ini. Performa pemain Paris Saint-Germaine itu dianggap sedang bagus.

    Mbappe bisa menjadi ancaman bagi Belgia, yang lini belakangnya dihuni sejumlah pemain yang cukup berumur, terutama Vincent Kompany yang terus diragukan kebugarannya. Apalagi bek sayap Thomas Meunier tak bisa tampil karena akumulasi kartu.

    Yang menjadi masalah adalah Belgia tak memiliki pelapis untuk posisi Meunier itu. Baik Dedryck Boyata maupun Thomas Vermaelen yang berada di daftar pemain Belgia merupakan bek tengah.

    Kemungkinan terbesar adalah Martinez menarik Axel Witzel atau Nacer Chadli untuk mengisi posisi Meunier. Namun kedua pemain itu lebih memiliki karakter menyerang ketimbang bertahan.

    Pelatih Martinez harus benar-benar memperhatikan kinerja lini belakangnya. Pasalnya, lini belakang Belgia kerap kesulitan kala berhadapan dengan pemain yang lincah dan memiliki kecepatan. Pemain Jepang, Brasil, dan Tunisia yang berhasil menjebol gawang Thibaut Courtois memiliki karakter pemain seperti itu, sama seperti yang dimiliki Mbappe.

    Tak hanya terhadap Mbappe, Belgia harus benar-benar mewaspadai performa Antoine Griezmann. Pemain klub Atletico Madrid itu bisa dianggap sebagai motor serangan Prancis saat ini. Satu assist dan satu gol saat menghadapi Uruguay pada babak perempat final lalu membuktikan betapa berbahayanya Griezmann.

    Di kubu Belgia, trio Romelu Lukaku, Eden Hazard, dan Kevin de Bruyne akan menjajal ketangguhan lini belakang Prancis. Dalam Piala Dunia 2018, hanya Australia dan Argentina yang mampu menjebol gawang Hugo Lorris. Nah, Prancis kali ini akan menghadapi Belgia, yang merupakan tim tersubur dalam Piala Dunia 2018 dengan torehan 14 gol.

    Lukaku, Hazard, dan De Bruyne akan diuji tembok tangguh duet Raphael Varane dan Samuel Umtiti di jantung pertahanan Prancis. Belum lagi Blaise Matuidi dan N'Golo Kante yang kerap membuat lawan kesulitan menembus lini pertahanan mereka.

    Perang di lini tengah akan sangat menentukan dalam laga kali ini. Tim yang kehilangan bola di lini tengah bisa mendapatkan ancaman besar dari lawannya jika tak memiliki transisi yang cepat.

    Matuidi dan Kante tampaknya akan diperintahkan untuk mematikan gerakan Hazard dan De Bruyne dari lini tengah. Hal itu dilakukan demi menghentikan suplai bola kepada Lukaku di lini depan.

    Titik lemah di sisi ini berada pada Hazard. Meskipun Belgia mampu melaju hingga semifinal, performa pemain klub Chelsea itu dinilai kurang maksimal. Buktinya, dia hanya mampu melakukan 11 kali dribble sukses ke kotak penalti lawan dan kehilangan bola 42 kali.

    Menghadapi Prancis, Hazard harus bermain lebih sabar dan lebih bisa melindungi bola jika tak ingin membahayakan lini belakang timnya. Apalagi dia akan menghadapi rekan seklubnya, N'Golo Kante, yang sudah hapal betul pergerakannya.

    Perang menarik juga akan terjadi antara Paul Pogba dengan rekan seklubnya, Marouane Fellaini. Menghadapi Pogba, Fellaini akan memiliki motivasi lebih, yaitu membuktikan bahwa dirinya lebih hebat ketimbang Pogba. Pasalnya, di Manchester United, Fellaini tergusur dari tim inti sejak kehadiran Pogba.

    Dengan kekuatan yang nyaris seimbang seperti itu, laga Prancis vs Belgia akan berlangsung sangat sengit. Pemenang laga ini tampaknya akan ditentukan tim mana yang lebih sedikit melakukan kesalahan dan tim mana yang tampil lebih solid.

    Laga semifinal Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Belgia akan berlangsung pada Rabu dinihari pukul 01.00 WIB.

    FIFA | TRANSFERMARKT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.