Jumat, 20 Juli 2018

Piala Dunia 2018: Laga Peringkat 3, Inggris - Belgia Tak Bernafsu

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain timnas Inggris, Ruben Loftus-Cheek, berusaha menghindari pemain timnas Belgia, Mousa Dembele dan Leander Dendoncker, saat berebut bola dalam laga babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2018 di Kaliningrad Stadium, Rusia, Kamis, 28 Juni 2018. REUTERS

    Aksi pemain timnas Inggris, Ruben Loftus-Cheek, berusaha menghindari pemain timnas Belgia, Mousa Dembele dan Leander Dendoncker, saat berebut bola dalam laga babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2018 di Kaliningrad Stadium, Rusia, Kamis, 28 Juni 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Belgia dan Inggris bakal bertemu di laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2018 pada Sabtu malam, 14 Juli 2018. Menghadapi laga tersebut, pelatih dari kedua tim tampak tidak terlalu antusias.

    Pelatih Inggris, Gareth Southgate, mengatakan laga tersebut bukanlah laga yang diidamkan tim mana pun. Meski demikian, ia mengaku, timnya masih ingin meraih kemenangan dalam laga tersebut.

    "Kami akan siap bermain lagi karena para pemain di tim kami bangga dengan performanya masing-masing," kata Southgate. "Hanya, tampaknya terlalu cepat bagi kami untuk bisa memikirkan laga tersebut karena kami telah mengalami kekalahan."

    Sementara itu, pelatih Belgia, Roberto Martinez, juga memiliki pendapat yang serupa. Seusai timnya ditaklukkan Prancis 0-1 di laga semifinal kemarin, ia mengaku akan sulit bagi timnya untuk bisa melakoni laga perebutan juara ketiga dengan didukung oleh mental yang positif dari para pemain. "Ini menjadi emosi yang sulit dikendalikan, karena mereka telah kecewa seusai gagal di babak semifinal," ujar Martinez.

    Meski begitu, mantan pelatih Everton itu mengatakan akan berusaha mengembalikan semangat tim agar bisa mencetak rekor baru bagi timnas Belgia.

    "Kami harus menyatukan dan memulihkan tim kembali dan berusaha meraih kesempatan itu. Kesempatan untuk bisa finis di urutan ketiga di Piala Dunia jarang terjadi. Terakhir kali, Belgia mendapatkan kesempatan itu pada 1986. Itu pun kami kalah dan finis di urutan keempat," ucap Martinez.

    Laga perebutan peringkat ketiga di Piala Dunia memang kerap menuai kritik, karena sebagian pihak berpendapat laga itu tidak penting. Di Piala Eropa saja, laga tersebut sudah tidak pernah diselenggarakan lagi sejak 1980. Namun, tampaknya, hingga saat ini FIFA masih enggan menanggapi kritik-kritik itu.

    Laga mendatang bakal menjadi pertemuan kedua bagi Inggris dan Belgia di Piala Dunia kali ini. Sebelumnya, kedua tim tersebut bertemu di laga fase penyisihan grup, yang berakhir dengan kemenangan Eden Hazard Cs dengan skor 1-0.

    Di samping itu, laga nanti bakal menjadi laga kedua bagi masing-masing tim untuk bisa tampil memperebutkan juara ketiga di Piala Dunia. Pada 1986, Belgia pernah menjalani laga ini dan kalah oleh Prancis. Lalu empat tahun kemudian, Inggris melakoni laga serupa dan kalah oleh Italia.

    REUTERS | THE TELEGRAPH


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.