Belgia Finis Ketiga di Piala Dunia, Martinez: Tonggak Bersejarah

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Inggris, Raheem Sterling, berduel dengan pemain Belgia, Vincent Kompany dan Axel Witsel, dalam pertandingan perebutan juara tiga Piala Dunia 2018 di stadion Saint Petersburg, Rusia, 14 Juli 2018. REUTERS/Lee Smith

    Penyerang Inggris, Raheem Sterling, berduel dengan pemain Belgia, Vincent Kompany dan Axel Witsel, dalam pertandingan perebutan juara tiga Piala Dunia 2018 di stadion Saint Petersburg, Rusia, 14 Juli 2018. REUTERS/Lee Smith

    TEMPO.CO, JakartaBerlgia mampu finis di posisi ketiga Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Inggris 2-0 pada pertandingan di Saint Petersburg, Sabtu, 14 Juli 2018. Pelatih Roberto Martinez menyebut hasil itu merupakan kesuksesan dan akan menjadi warisan yang kuat dalam sepak bola Belgia.

    "Kami menciptakan tonggak sejarah yang nyata dan hasil itulah yang memang pantas didapatkan untuk para pemain ini," kata Martinez.

    Ia menegaskan, para pemainnya sudah menunjukkan hasrat untuk menang di laga itu. "Jelas, ketika Anda mampu mengalahkan Brasil dan Anda behasil menembus ke babak semifinal, fokusnya adalah mencoba memenangkan Piala Dunia. Tetapi kami juga harus realistis dan ketika Anda melihat kembali turnamen, pemain-pemain ini membuat sejarah saat pulang ke Belgia, dan itu yang terpenting," ujar Martinez.

    Dia mencatat bahwa tim itu telah selangkah lebih maju dari skuad Belgia di Piala Dunia 1986, yang kalah dalam pertandingan playoff mereka dan menempati posisi keempat.

    Martinez menyebut hasil itu memberi kepuasan. "Generasi tahun 1986 di Meksiko selalu menjadi inspirasi dan menetapkan visi untuk semua orang sepak bola di Belgia, dan sekarang kelompok pemain ini telah melampaui itu, dan itu sangat bersejarah. Itu dicapai setelah 32 tahun untuk melampauinya sehingga prestasi saat ini memberi rasa kepuasan yang nyata," kata dia.

    Martinez tak kalah senang dengan gaya bermain timnya. "Inilah cara kami mencapainya. Cara kami bermain dengan sepak bola Belgia kami, kebersamaan, dan fleksibilitas yang kami tunjukkan secara taktis," kata dia. "Ini adalah perjalanan yang benar-benar sukses, tetapi dalam sepak bola Anda juga perlu melihat ke depan untuk lebih meningkatkan capaian pada kesempatan berikutnya dengan potensi yang kita miliki."

    Martinez mengatakan, Belgia sekarang ini harus berkonsentrasi pada struktur pemain junior mereka dan membuat tim muda mereka menang lebih banyak lagi. "Agar ada aliran bakat tanpa batas ke dalam tim nasional," katanya.

    Roberto Martinez mengatakan, membiarkan keluarga para pemain ikut di kamp tim setelah kekalahan semifinal 1-0 pada Selasa oleh Prancis telah meningkatkan semangat untuk laga perebutan posisi ketiga itu. Dalam laga melawan Inggris itu, Belgia unggul berkat gol Thomas Meunier dan Eden Hazard.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.