Tim Brasil dan Wartawan Tidak Akur  

Reporter

Editor

AP/Eduardo Di Baia

TEMPO Interaktif, Johannesburg - Selama ini Brasil merupakan salah satu negara sepak bola yang paling ramah dengan para reporter. Dalam pertandingan-pertandingan sepak bola di Brasil, saat suatu tim mencetak gol, para reporter bisa ikut merayakan gol itu dan mereka juga diperbolehkan melakukan wawancara di area bangku cadangan.

Belasan reporter televisi dan radio biasanya sudah berdiri di garis pinggir lapangan menjelang suatu pertandingan di Brasil selesai. Begitu laga usai, mereka bisa langsung menyerbu pelatih atau pemain untuk mendapat kutipan secepat mungkin. Hal seperti ini bahkan bisa terjadi begitu laga babak pertama usai.

Bahkan ketika seorang pemain mencetak gol, ia bisa langsung merayakannya di depan kamera atau microphone untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung kepada ribuan pemirsa televisi atau pendengar radio di saentero.

Pada tahun lalu, setelah mengembara di Eropa selama 15 tahun, Ronaldo sempat kaget melihat hal seperti itu. Ia heran menemukan begitu banyak reporter bisa berada di lapangan. “Aku tidak bisa menjawab pertanyaan kalau sedang pemanasan,” katanya.

Bagi ratusan wartawan Brasil yang dikirim ke Piala Dunia, aturan-aturan yang lebih ketat dan tidak diperbolehkannya reporter berada di pinggir lapangan, membuat mereka frustasi. Secara tradisional, mereka terbiasa punya akses istimewa terhadap para pemain, yang mungkin hanya bisa diimpikan wartawan-wartawan di negara lain.

Di Piala Dunia, karena para reporter Brasil selalu berusaha mencari komentar para pemain, setiap hari tim Brasil terpaksa membuat area 'mixed zone' di luar stadion. Di situ ratusan wartawan berebutan untuk melakukan wawancara sambil berjalan ketika anggota tim Brasil memasuki bus.

Bagi pelatih Brasil, Carlos Dunga, area 'mixed zone' tak resmi itu dianggap terlalu mengerikan. Apalagi wartawan di luar Brasil bisa ikut nimbrung mencari kutipan. Oleh karena itu Dunga mulai memagari para pemainnya dari kejaran wartawan dan mengganti area 'mixed zone' liar itu dengan konferensi pers setiap hari. Dua pemain diikutkan dalam konferensi pers yang dihadiri setidaknya 400 wartawan itu.

Kebijakan baru ini ternyata tetap mempersulit para reporter Brasil, khususnya reporter radio. Para para reporter radio punya berjam-jam program udara yang harus diisi. Bagi penduduk Brasil, siaran radio sangat penting karena masih banyak warga Brasil yang tidak punya akses internet.

“Kami harus berbicara pada tujuh program setiap hari dan mengisi berita buletin di setiap jamnya,” kata Wellington Campos, seorang reporter radio dari Radio Itatiaia. “Dulu, semuanya selalu terbuka, tidak hanya untuk reporter Brasil, tetapi juga untuk reporter luar negeri. Kamu bisa memilih pemain yang ingin kamu wawancara. Sekarang semua itu sudah berakhir.”

Kebijakan baru yang ditempuh Dunga ini memunculkan ketegangan antara pihak media dan tim Brasil. Khususnya karena Dunga juga memasukkan jaringan televisi berpengaruh di Brasil, Globo, dalam kebijakan ini. Empat tahun lalu, beberapa pemain bahkan harus memberi wawancara eksklusif di ruangan khusus dengan Globo. DI bawah Dunga, hal itu tidak mungkin dilakukan lagi.

Ketegangan antara wartawan Brasil dan tim nasional Brasil mendidih pada Minggu lalu saat Brasil menundukkan Pantai Gading. Dunga dan para jurnalis dari Globo sempat bertengkar karena Dunga melarang para reporter melakukan wawancara di luar konferensi pers.

Globo mengkritik keras kebijakan Dunga dan kini mereka menolak menyebut namanya dan menggantinya dengan “pelatih tim nasional Brasil' dalam siaran mereka.

Ketegangan media dan tim Brasil bertambah lagi hari-hari ini setelah kolumnis olahraga terkenal asal Brasil, Juca Kfouri, dikabarkan mengkritik kepercayaan agama playmaker Brasil, Richardo Kaka. Ketika ditanya Andre Kfouri, anak laki-laki Juca Kfouri yang juga seorang jurnalis, Kaka mengatakan,” Ayahmu menjadikan aku sebagai sasaran tembak karena keyakinan (agamaku). Aku minta dia untuk menghormati aku dan jutaan orang yang percaya pada Jesus Christus.”

Adanya perselisihan antara wartawan dan tim nasional Brasil ini membuat mantan pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari, menyarankan: “Di Piala Dunia, kita harus menjaga satu sama lain. Jadi hal yang terbaik adalah bekerja sama, dan ketika Piala Dunia selesai, masing-masing pihak bisa saling berkata 'enyahlah kamu ke neraka'.”

REUTERS | ARIS M






Jadwal Bola Kamis 22 September 2022: Liga 2, UEFA Nations League, Laga Persahabatan

15 hari lalu

Jadwal Bola Kamis 22 September 2022: Liga 2, UEFA Nations League, Laga Persahabatan

Jadwal bola hari ini, Kamis, 22 September 2022, akan menampilkan pertandingan Liga 2, UEFA Nations League, dan laga persahabatan.


Peresmian JIS Bakal Hadirkan Pertandingan Persahabatan Persija dan Klub Asal Thailand

20 Juli 2022

Peresmian JIS Bakal Hadirkan Pertandingan Persahabatan Persija dan Klub Asal Thailand

Pada grand launching JIS Ahad mendatang, juga akan dimeriahkan dengan konser.


Hasil Uji Coba: PSIS Semarang vs Arema FC 2-1, Laga Sempat 2 Kali Terhenti

4 Juni 2022

Hasil Uji Coba: PSIS Semarang vs Arema FC 2-1, Laga Sempat 2 Kali Terhenti

Pertandingan uji coba antara PSIS Semarang dengan Arema FC yang digelar di Stadion Jatidiri sempat dua kali dihentikan karena ada flare.


Laga Persahabatan Persija vs Sabah FC Digelar di Stadion Patriot Bekasi

29 Mei 2022

Laga Persahabatan Persija vs Sabah FC Digelar di Stadion Patriot Bekasi

Laga persahabatan Persija Jakarta versus Sabah FC berlangsung pada Ahad, 5 Juni 2022


Reaksi Christian Eriksen Kembali Tampil untuk Timnas Denmark dan Cetak Gol

27 Maret 2022

Reaksi Christian Eriksen Kembali Tampil untuk Timnas Denmark dan Cetak Gol

Christian Eriksen masuk pada awal babak kedua saat Denmark menghadapi Belanda dalam laga persahabatan di kandang Ajax, Amsterdam, Minggu dinihari WIB.


Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Conmebol: Argentina vs Venezuela 3-0

26 Maret 2022

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Conmebol: Argentina vs Venezuela 3-0

Timnas Argentina berhasil mengalahkan Venezuela dengan skor 3-0 dalam laga pekan ke-17 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol.


Shin Tae-yong Panggil 27 Pemain Timnas Indonesia untuk Laga FIFA di Bali

18 Januari 2022

Shin Tae-yong Panggil 27 Pemain Timnas Indonesia untuk Laga FIFA di Bali

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menekankan pentingnya laga FIFA bulan ini di Bali untuk persiapan menghadapi beberapa kejuaraan tahun ini.


PSSI Umumkan Lawan Timnas Indonesia untuk Laga Persahabatan FIFA Akhir Januari

6 Januari 2022

PSSI Umumkan Lawan Timnas Indonesia untuk Laga Persahabatan FIFA Akhir Januari

PSSI belum bisa memastikan kapan pemusatan latihan timnas Indonesia untuk persiapan pertandingan persahabatan FIFA digelar.


Jadwal Timnas Indonesia: Uji Coba vs Bangladesh di Bali Akhir Januari Ini

6 Januari 2022

Jadwal Timnas Indonesia: Uji Coba vs Bangladesh di Bali Akhir Januari Ini

PSSI memastikan Timnas Indonesia akan melawan Bangladesh pada laga persahabatan internasional FIFA yang dilaksanakan akhir Januari 2022 di Bali.


Timnas Indonesia akan Main Laga Persahabatan FIFA Tanpa Pemain Klub Luar Negeri

6 Januari 2022

Timnas Indonesia akan Main Laga Persahabatan FIFA Tanpa Pemain Klub Luar Negeri

Shin Tae-yong menjelaskan alasannya tak akan memanggil pemain yang bermain di klub luar negeri saat timnas Indonesia melakoni laga persahabatan FIFA.