Amerika Terancam Tersisih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amerika VS Aljazair. AP Photo/Elise Amendola

    Amerika VS Aljazair. AP Photo/Elise Amendola

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Disaksikan mantan Pesiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dan Presiden Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional, Sepp Blatter, Aljazair mampu mengimbangi permainan Amerika pada awal permainan. Pada menit enam tembakan penyerang Aljazair, Rafik Djebbour, setelah berhasil melewati bek Jay DeMerit, masih menatap tiang gawang kiper Tim Howard.

    Amerika setelah itu ganti menekan dan memaksa gelandang kiri Aljazair, Hassan Yebda, menjatuhkan penyerang lawan, Jozy Atidore, di luar kotak penalti. Wasit Frank De Bleeckere dari Belgia memberikan kartu kuning pertama dalam pertandingan itu kepada Yebda menit 12.

    Sampai menit 23 ketika Inggris sudah unggul 1-0 atas Slovenia melalui tendangan penyerang Tottenham Hotspur, Jermain Defoe, anak-anak asuhan pelatih Bob Bradley belum berhasil membobol gawang tim asuhan pelatih Rabah Saadane. Padahal dengan keadaan itu Amerika bakal tersisih karena Inggris yang ganti memimpin Grup C dan Slovenia turun ke urutan kedua.

    Banyak peluang mencetak gol terjadi sampai menit 40, tapi peyelesaikan akhir dari pemain masing-masing tim lemah. Satu menit kemudian, bek kanan Amerika, Steve Cherundolo, yang naik menyerang mendapat umpan dari gelandang kanan, Landon Donovan, tapi tembakannnya masih bisa dihadang oleh kiper Aljazair, Rais M'Bolhi. Sampai babak pertama belum terjadi gol dan bahaya mengancam dua tim itu untuk pulang lebih awal ke negaranya masing-masing.

    SOCCERNET | GABRIEL YOGA | PRASETYO  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.