Timnas Senior Disarankan Tak Nonton Piala Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Sepak Bola asal Austria, Alfred Riedl dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (7/12). Dalam keterangannya Riedl secara resmi kembali menangani timnas Indonesia selama tiga tahun ke depan dengan persyaratan dia harus membawa skuad Garuda meraih gelar juara Piala AFF 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pelatih Sepak Bola asal Austria, Alfred Riedl dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (7/12). Dalam keterangannya Riedl secara resmi kembali menangani timnas Indonesia selama tiga tahun ke depan dengan persyaratan dia harus membawa skuad Garuda meraih gelar juara Piala AFF 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, menyarankan para pemain tidak menonton pertandingan sepak bola Piala Dunia 2014 pada dinihari. “Supaya maksimal ketika latihan pagi,” katanya kepada wartawan seusai latihan perdana di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 13 Juni 2014.

    Namun itu tidak berarti mereka tidak boleh menonton pergelaran akbar tersebut. Sebab, ujar Riedl, pasti ada siaran ulang pada waktu siang atau sore hari. “Dengan demikian, tidak mengganggu sesi latihan pemusatan untuk menyambut uji coba internasional.”

    Sebanyak 23 pemain timnas Indonesia senior telah melakukan pemusatan latihan yang di gelar di stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, pagi tadi.  Mereka melakukan persiapan untuk melakukan uji coba international.

    Dalam uji coba international itu, anak asuh Alfred Riedl ini akan melakoni pertandingan sebanyak tiga kali di Jawa Timur. Lawan tanding pertama yaitu Laos di Stadion Gelora Bangkalan pada 18 Juni 2014. Kedua, melawan Rwanda di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, tanggal 21 Juni 2014. Dan ketiga, melawan Maladewa di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 25 Juni 2014.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Berita Lain

    Smartphone Mozilla Rp 295 Ribu Hadir di Akhir 2014
    Uji Coba ke-26, Pelatih: Timnas U-19 Makin Bagus
    Petir Bubarkan Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.