Santos: Kami Tak Bisa Remehkan Kolombia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Yunani. AP/Thanassis Stavrakis

    Timnas Yunani. AP/Thanassis Stavrakis

    TEMPO.CO, Sao Paolo - Pelatih Yunani, Fernando Santos, mengatakan timnya tak akan menyepelekan tim Kolombia kala menghadapi laga perdana Grup C di Belo Horizonte nanti malam, Sabtu, 14 Juni pukul 23.00 WIB.

    Menurut Santos, meski beberapa pemain tim Amerika Selatan itu tak bisa turun dalam laga perdana, dia yakin pertandingan nanti malam akan berlangsung ketat. "Kami tak bisa meremehkan Kolombia," ujar Santos seperti ditulis Soccerway.

    Beberapa pemain Kolombia yang tak diturunkan lantaran cedera adalah Radamol Falcao, bek Luis Amaranto Perea, dan striker Luis Muriel. Namun, menurut Santos, Kolombia masih punya beberapa pemain tangguh lain, seperti Carlos Bacca, Teofilo Gutierrez, Cristian Zapata dan Carlos Valdes. "Mereka adalah pemain yang sangat kuat sehingga mereka dapat menggantikan Perea karena mereka adalah pemain dengan nilai jelas," ujarnya.

    Santos mengatakan skuadnya sudah sangat siap menghadapi laga perdana. Penyerang Yunani, Kostas Mitroglou, sudah sangat bersemangat untuk mencetak gol setelah gol terakhirnya saat melawan Rumania. Setelah sembuh dari cedera, pemain Fulham ini, menurut Santos, mulai menunjukkan performa prima. "Dia sangat penting bagi tim kami dan saya percaya dengan kualitasnya."

    ADVERTISEMENT

    Selain mengandalkan Mitroglou, pelatih 57 tahun ini memiliki formula maut dalam menjinakkan lawan-lawan Yunani. Dengan pertahanan yang kuat dan serangan balik tajam, Santos menjegal setiap lawan yang dihadapi. Pilihan taktik itu sangat cocok dengan pasukan yang dia miliki. Duo bek Olympiakos, Dimitris Siovas dan Kostas Manolas, dipadu dengan bek tengah Borussia Dortmund, Sokratis Papastathopoulos, menjadi benteng tahan gempur Yunani.

    Di lini depan, Santos juga punya Pistolero dan penyerang sayap Celtic, Giorgos Samaras, serta Dimitris Salpigidis penyerang sayap tak kenal lelah PAOK FC (Yunani). Mereka  ibarat trisula pengoyak jala gawang lawan melalui serangan balik kilat. Pendukung tim nasional Yunani sangat mengharapkan trisula tersebut tetap tajam dalam setiap pertandingan di Piala Dunia 2014. Harapan ini sangat kuat karena pada Piala Dunia 2010, perjuangan Yunani kandas di babak penyisihan grup.



    SOCCERWAY I IRA GUSLINA SUFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.