Lukaku, 'Darah Segar' bagi Belgia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Everton, Romelu Lukaku melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya kegawang Liverpool saat berlaga di Liga Premier Inggris, di stadion Goodison Park Stadium, Liverpool, Inggris, (23/11). (AP Photo/Jon Super)

    Pemain Everton, Romelu Lukaku melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya kegawang Liverpool saat berlaga di Liga Premier Inggris, di stadion Goodison Park Stadium, Liverpool, Inggris, (23/11). (AP Photo/Jon Super)

    TEMPO.CO, Jakarta - Romelu Lukaku baru berusia 21 tahun 1 bulan dan 4 hari saat ia membela Belgia melawan Aljazair dalam laga perdana Grup H Piala Dunia 2014 yang akan digelar di Estádio Mineirão, Belo Horizonte, Brasil, Selasa, 17 Juni2014, pukul 23.00 WIB. Tapi jangan mengira ia masih hijau.

    Pemain Chelsea yang dipinjamkan ke Everton ini mencetak 16 gol dalam 33 penampilannya bersama Everton musim lalu. Ia juga menyumbang 6 assist. Catatan ini membuat pelatih Belgia, Marc Wilmots, kepincut.

    Karena itu, begitu Christian Benteke--striker utama Belgia--mengalami cedera, Wilmots tanpa ragu langsung menuliskan nama Lukaku dalam daftar 23 pemain yang ia boyong ke Brasil. "Dia memiliki kecepatan dan insting yang mematikan," ujar Wilmots.

    Lukaku membayar kepercayaan dan pujian Wilmots tersebut dengan catatan fantastis: mencetak dua gol dalam dua penampilannya di babak kualifikasi. Hebatnya lagi, kedua gol itu ia cetak dengan status sebagai pemain pengganti.

    Pembuktian Lukaku itu sekaligus menjadi bumerang buatnya. Sebab, sebagai pilihan pertama di lini depan--Wilmots biasanya hanya memasang satu penyerang di lini depan--harapan Belgia otomatis terpanggul di punggungnya.

    Beban itu, tentu saja, kelewat berat untuk ditanggung seorang pemain yang usianya bahkan belum genap 22 tahun. Tapi, menurut harian The Guardian, Lukaku adalah pemain yang ketangguhan mentalnya melampaui usianya.

    "Saya menyukai tekanan," kata Lukaku, Ahad lalu. "Jika kamu takut menghadapi tekanan, ia akan terus membayangimu sehingga kamu tidak akan bisa bermain dengan baik. Tidak ada pilihan kecuali menghadapinya."

    Semangat dan keberanian yang ditunjukkan pemain berambut gimbal ini bisa dimaklumi. Sebab ini adalah Piala Dunia pertamanya--juga menjadi Piala Dunia pertama Belgia setelah mereka absen selama 12 tahun. Darah muda, begitu kata Rhoma Irama, selalu berapi-api.

    Lukaku bukan bukan satu-satunya pemain berdarah muda di tim nasional Belgia. Ada Eden Hazard (23 tahun), Kevin De Bruyne (22 tahun), dan Thibaut Courtois (22 tahun). Mereka semua pemain muda.

    Para pemain muda ini--kecuali Kevin De Bruyne yang mengalami cedera engkel saat latihan kemarin--mungkin akan diturunkan saat Belgia melawan Aljazair. Ini akan menjadi ajang pembuktian bahwa yang muda pun bisa berbahaya.

    Lukaku di kualifikasi Piala Dunia:
    Penampilan: 2
    Gol: 2
    Assist: 2

    GUARDIAN | SKY SPORTS | WHOSCORED 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.