Sanchez dan Vidal Kunci Kemenangan Cile

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alexis Sanchez. AP/Ricardo Mazalan

    Alexis Sanchez. AP/Ricardo Mazalan

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Cile tak masuk daftar tim unggulan. Namun tim ini tak bisa diremehkan. Mereka baru saja menggilas Australia dengan skor 3-1. Sebelum itu, di babak kualifikasi, Cile juga tampil lumayan dengan memenangi 9 dari 16 pertandingan.

    Pelatih Cile, Jorge Sampaoli, sependapat. Ia meminta para pemainnya menaikkan level permainan saat menghadapi Spanyol. "Bagaimanapun, Spanyol adalah sarangnya para pemain top dunia," kata Sampaoli.

    Sampaoli memang patut cemas. Sebab, sejarah pertemuan kedua tim berpihak ke Spanyol. Cile pernah dua kali ditekuk Spanyol dalam Piala Dunia, yakni pada 1950 (2-0) dan 2010 (2-1). Kekalahan Cile pada 1950 bahkan terjadi di Maracana, tempat mereka akan bertemu dinihari nanti.

    Spanyol akan menghadapi Cile, Kamis, pukul 02.00 WIB nanti di Estadio Maracana. Ini akan menjadi laga hidup-mati bagi Spanyol. Jika kalah lagi, laga berikutnya melawan Australia pada 23 Juni 2014 hanya akan menjadi laga hiburan.

    ADVERTISEMENT

    Gelandang Cile, Arturo Vidal, cukup cemerlang dan bisa diandalkan. Pemain Juventus ini mencetak 5 gol dari 11 pertandingan yang diikutinya di babak kualifikasi. Catatan Vidal di Juventus pun tak kalah kinclong. Musim lalu ia mencetak 18 gol (di semua kompetisi) dan menyumbang 5 assist--membawa Juventus meraih scudetto. Torehan ini cukup fantastis karena dia adalah pemain tengah.

    "Kami mengawali turnamen ini dengan hasil sempurna, tapi kami tak punya waktu untuk merayakannya," kata Vidal. "Sebab, lawan kami berikutnya adalah sang juara bertahan Spanyol," kata Vidal.

    Kekalahan Spanyol dari Belanda, Vidal melanjutkan, justru akan membuat timnya bekerja lebih berat. "Karena mereka pasti akan menjadikan kami sebagai pelampiasan. Apalagi ini adalah laga penentuan mereka."

    Pemain tengah Spanyol, Pedro Rodriguez menganggap Cile bukan lawan sembarangan. Apalagi, Spanyol sudah di ujung tanduk, setelah takluk dari Belanda 1-5. Sedangkan Cile cukup percaya diri dengan mengoleksi satu kemenangan atas Australia. "Di sana ada Alexis Sanchez," kata Pedro. "Dia pemain yang sangat berbakat. Cile akan sangat bergantung padanya. Mereka juga punya pemain-pemain lain yang sangat kreatif dan cepat."

    Sanchez adalah sahabat karib Pedro di Barcelona, jadi ia tahu persis kekuatannya. Musim lalu, pemain sayap ini mencetak 19 gol dari 34 penampilannya bersama Barcelona. Bukan hanya itu, Sanchez juga menyumbangkan 12 assist alias umpan yang membuahkan gol. Di babak kualifikasi, Sanchez juga tampil gemilang dengan mencetak 4 gol dari 12 pertandingan. Dan saat Cile membekuk Australia dalam laga pembuka grup B, Sanchez turut menyumbang sebuah gol.

    Spanyol masih berpeluang merebut satu tiket ke putaran final. Untuk itu, seperti kata Pedro, mereka hanya perlu bermain tanpa rasa cemas. "Kekalahan (atas Belanda) memang menohok, tapi itu bukan alasan untuk mengubah gaya permainan kami."

    Pedro mengingatkan bahwa mereka pernah mengalami situasi yang sama saat Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Saat itu Spanyol kalah 0-1 oleh Swiss di laga pembukaan. "Tapi akhirnya kami keluar sebagai juara," kata Pedro.

    MARCA | FOOTBALL ESPANA | SKY SPORTS| DWI RIYANTO AGUSTIAR

    Prediksi Susunan Pemain

    Spanyol (4-3-3)
    Casillas
    Alba, Ramos, Martinez, Juanfran
    Alonso, Busquets, Xavi
    Iniesta, Fabregas, Pedro


    Cile (4-3-1-2)

    Bravo
    Mena, Medel, Jara, Isla
    Araguiz, Diaz, Vidal
    Valdivia
    Sanchez, Vargas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.