Belanda Menang 3-2 Lawan Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin van Persie mencetak gol penyeimbang dalam penyisihan Grup B Piala Dunia antara Belanda dan Spanyol di Brasil, 14 juni 2014. AP/Christophe Ena

    Robin van Persie mencetak gol penyeimbang dalam penyisihan Grup B Piala Dunia antara Belanda dan Spanyol di Brasil, 14 juni 2014. AP/Christophe Ena

    TEMPO.CO, Jakarta - Estadio Beira-Rio di Porto Alegre, Brasil, menggema setelah pemain Belanda Memphis Depay berhasil menjebol gawang kiper Australia, Mat Ryan, melalui tendangan dari luar kotak penalti dalam laga penyisihan Grup B Piala Dunia 2014, pada Kamis dinihari, 19 Juni 2014. Untuk sementara, Belanda unggul 3-2 dari Australia.

    Pertandingan kedua negara tersebut cukup sengit. Kedua tim melakukan serangan bertubi-tubi. Pada paruh pertama, Belanda sempat unggul melalui tendangan Arjen Robben pada menit ke 20. Namun, berselang satu menit kemudian, Australia langsung membalas lewat tendangan keras Tim Cahill pada menit ke-21. Skor pun menjadi imbang 1-1.

    Permainan semakin panas pada paruh kedua. Australia sempat unggul 2-1 setelah wasit menunjuk kotak penalti karena bola menyentuh lengan pemain nomor 7 Belanda pada menit ke-54. Mile Jedinak berhasil mengeksekusi tendangan ke gawang Cillessen.

    Belanda tak mau kalah, skuad asuhan Van Gal tersebut terus menyerang dan pada menit ke-48, Robin van Persie berhasil menjebol gawang Australia.

    ADVERTISEMENT

    Selain Spanyol, Australia memang menjadi tim yang diperhitungkan oleh Negeri Kincir Angin. Dalam tiga pertemuan laga uji coba, Belanda pernah sekali dikalahkan Australia. Sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang.

    ANGGA SUKMA WIJAYA

    Berita Lainnya :
    Pahlawan Meksiko Semula Hanya Kiper Lapis Ketiga
    Pria Ini Tewas Setelah 3 Hari Begadang Nonton Bola
    Mitos Makanan Tim-tim Piala Dunia  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.