Ronaldo: Portugal Tidak dalam Kondisi Terbaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo. REUTERS/Marcos Brindicci

    Cristiano Ronaldo. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain depan Portugal, Cristiano Ronaldo, menyatakan tidak pernah percaya timnya dengan kemampuan "rata-rata" bisa memenangi Piala Dunia.

    Tim yang dikenal dengan julukan Selecao das Quinas ini masih memiliki peluang masuk babak 16 besar meski tipis sekali. Portugal harus menang atas Ghana dengan banyak gol dan Jerman mengalahkan Amerika. Jika ini tak terpenuhi, Ronaldo terpaksa segera angkat kaki dari Piala Dunia 2014.

    Kondisi tim Portugal saat ini tidak prima karena kehilangan empat pemain yang mengalami cedera atau terkena skors dalam pertandingan melawan Amerika Serikat yang berakhir seri dengan skor 2-2. Menurut Ronaldo, skuadnya tidak cukup bagus untuk mengatasinya. "Mungkin kami tim yang rata-rata," katanya. "Bohong kalau ada yang menyebut kami tim top."

    Ronaldo mengatakan timnya punya banyak keterbatasan dan rekan-rekan kami ada yang cedera maupun terkena skors, yaitu Pepe dan Fabio Coentrao. "Kami tidak berada pada level terbaik. Ini tidak memungkinkanmu memenangi pertandingan."

    Soal cedera lutut, pemain 29 tahun tersebut masih belum mau terbuka soal penyebabnya. "Saya tidak mau membela diri dengan membicarakan masalah fisik," kata Ronaldo. "Saya di sini, berjuang, berusaha melakukan yang terbaik."

    Ronaldo pun mengakui Portugal kelelahan menghadapi timnas Amerika Serikat yang dilatih Jurgen Klinsmann. Penyebab lainnya adalah kondisi Amazon yang lembap. "Semua tim datang ke sini untuk menang. Kami tahu kami bukan tim favorit. Kami tidak akan pernah menjadi favorit," ucap Ronaldo.

    MARIA YUNIAR | GOAL.COM

    Berita lainnya:
    Brasil Dag-dig-dug Hadapi Singa Perkasa
    Di Maria: Messi Butuh Bantuan  
    Hadapi Jerman, Klinsmann Kesampingkan Persahabatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.