Jepang Mencoba Lolos dari Lubang Jarum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Jepang bereaksi saat mereka menonton Piala Dunia 2014 Grup C pertandingan antara Pantai Gading dan Jepang saat acara nonton bareng di Tokyo dome, Tokyo, Jepang, 15 Juni 2014. REUTERS/Yuya Shino

    Pendukung Jepang bereaksi saat mereka menonton Piala Dunia 2014 Grup C pertandingan antara Pantai Gading dan Jepang saat acara nonton bareng di Tokyo dome, Tokyo, Jepang, 15 Juni 2014. REUTERS/Yuya Shino

    TEMPO.CO, Cuiaba - Penampilan Jepang dinilai mengecewakan setelah kalah dari Pantai Gading dan bermain imbang melawan Yunani di dua pertandingan awal. Padahal salah satu wakil Asia itu datang dengan modal cukup kuat, yakni sebagai juara Piala Asia.

    Di tangan Pantai Gading, Tim Samurai Biru harus menelan kekalahan pahit, kebobolan dua gol dalam lima menit. Padahal sebelumnya mereka memimpin pertandingan dengan skor 1-0. Menghadapi Yunani, Jepang juga hanya mampu bermain imbang meski lawannya mengandalkan sepuluh pemain. Akibatnya mereka hanya mengantongi satu poin dan menempati posisi ketiga di Grup C.

    Lolos ke babak 16 besar kini seakan mustahil, soalnya lawan yang mereka hadapi adalah Kolombia yang perkasa di puncak klasemen grup dengan enam poin. Tapi pelatih Jepang Alberto Zaccheroni tetap optimistis timnya bisa lolos dari lubang jarum.

    "Selama empat tahun belakangan tim ini menunjukkan diri sebagai tim yang baik, semoga kami bisa memperlihatkan kemampuan terbaik melawan Kolombia," katanya seperti dikutip situs resmi FIFA, Selasa, 24 Juni 2014.

    ADVERTISEMENT

    Menurut dia, selama ini tim Jepang seakan bermain tanpa kekuatan dan kecepatan. "Pemain seakan terus mengerem kemampuan mereka. Mungkin masalahnya di mental pemain," ujar pelatih asal Italia itu.

    Sementara itu gelandang Shinji Kagawa mengatakan para pemain kehabisan ide di lapangan. "Kami mencoba menyerang, tapi entah kenapa bola seperti tak bisa membobol gawang," katanya.

    Jepang butuh keajaiban untuk lolos. Soalnya nasib mereka ikut ditentukan oleh pertandingan Pantai Gading melawan Yunani. Jika Jepang dan Pantai Gading menang, Jepang akan lolos ke babak selanjutnya. Namun jika Pantai Gading vs Yunani berakhir imbang, Jepang harus menang atas Kolombia dengan selisih minimum dua gol. (Baca: Presiden Pantai Gading Janji Gandakan Bonus)

    Sebaliknya, Kolombia membawa bekal kuat ketika menghadapi Jepang nanti malam. Mereka bermodal poin penuh dan kemenangan telak 3-0 atas Yunani. Apalagi tim berperingkat delapan dunia itu berhasil menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya setelah 24 tahun harus pulang di fase grup.

    "Saya ingin hasil terbaik di Piala Dunia, saya harap penampilan kami bisa mengilhami perhelatan ini," ujar punggawa Kolombia, James Rodriguez.

    FIFA | GOAL | ANGGRITA DESYANI

    Berita lain:
    Kekayaan Cagub Hendardji Naik Jadi Rp 32 Miliar
    Jokowi-Ahok Bersyukur Ada Kampanye Hitam

    Mau Kampanye, Jokowi Cuti

    Jokowi Siapkan Produksi Baju Salam Metal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.