Italia Tersingkir, Prandelli Mundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cesare Prandelli. Robert Cianflone/Getty Images

    Cesare Prandelli. Robert Cianflone/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Cesare Prandelli mengutarakan akan mengajukan surat pengunduran diri menyusul kegagalan tim nasional Italia melaju lebih jauh di Piala Dunia 2014. Italia gagal lolos dari penyisihan Grup D usai menelan kekalahan 0-1 dari Uruguay di Arena das Dunas, Selasa, 24 Juni 2014.

    “Pada akhir pertandingan, saya berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (Giancarlo Abete). Mengingat proyek teknis adalah tanggung jawab saya, saya akan mengajukan pengunduran diri,” katanya. “Ketika proyek teknis gagal, satu-satunya hal yang tepat adalah pelatih harus bertanggung jawab.”

    Italia hanya mampu menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup D dengan perolehan tiga poin, hasil dari sekali menang melawan Inggris. Italia terpaut tiga angka dari Uruguay yang menempati posisi runner-up.

    Sebelum perhelatan Piala Dunia 2014, Prandelli memperpanjang masa baktinya untuk Azzurri hingga dua tahun ke depan. Akan tetapi, Prandelli memilih untuk tak melanjutkan jabatannya.

    ADVERTISEMENT

    “Sebelum memperbarui kontrak, kami ingin melanjutkan performa yang membuat kami bisa mengatasi masalah sepak bola Italia,” ujarnya. “Saya tak tahu apa yang terjadi setelah memperpanjang kontrak. Tapi, tiba-tiba kami diperlakukan seperti partai politik dan target ejekan. Orang-orang menuduh kami mengambil uang dari negara.”

    Keputusan serupa juga diambil Abete. Namun, Abete berharap FIGC menolak pengunduran diri Prandelli. Menurut Abete, Prandelli telah membawa Italia tampil gemilang dengan merebut runner-up Euro 2013, peringkat ketiga Piala Konfederasi 2013, dan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 dengan meyakinkan.

    “Prandelli mengajukan pengunduran dirinya. Saya akan mengadakan rapat FIGC dan berharap Prandelli menarik kembali pengunduran dirinya,” kata Abete. “Selain hasil, kami melakukan segalanya dalam tingkat kompetitif sepak bola yang kami miliki saat ini.”

    FOOTBALL ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Ghana Dicurigai Terlibat Skandal Pengaturan Skor
    Tuah Rambut Kriwil David Luiz
    Villa Tutup Karier di Timnas Spanyol dengan Gol
    Ronaldo Akui Portugal Tim yang Biasa-biasa Saja
    Belanda Bertengger di Posisi Puncak Grup B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.