Pesawat Ghana Penuh Uang Segera Mendarat di Brasil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asamoah Gyan (3) berselebrasi dengan rekannya Andre Ayew (10) dan John Boye (21) saat laga Jerman kontra Ghana pada piala dunia di Brazil, 22 Juni 2014. Pertandingan berakhir imbang 2-2. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Asamoah Gyan (3) berselebrasi dengan rekannya Andre Ayew (10) dan John Boye (21) saat laga Jerman kontra Ghana pada piala dunia di Brazil, 22 Juni 2014. Pertandingan berakhir imbang 2-2. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, Brasil - Kekhawatiran bahwa performa Ghana bakal mengalami masalah menghadapi Portugal malam ini lantaran belum menerima gaji disikapi serius negaranya. 

    Pesawat carteran berisi uang tunai lebih dari US$ 3 juta bakal mendarat di Brasil menjelang pertandingan digelar. James Appiah, pelatih Ghana, sudah menerima konfirmasi tentang pemberangkatan pesawat tersebut. (baca:Masalah Gaji Hantui Ghana Lawan Portugal)

    Namun pengiriman uang dalam bentuk tunai itu dijadikan lelucon oleh wartawan di negara tuan rumah Piala Dunia itu. Sebab mereka tidak bisa membayangkan duit dalam bentuk mata uang Ghana yakni Ghanaian Cedi itu disimpan oleh para pemain.

    "Bagaimana Anda akan melindungi dan mengurus uang itu sehingga tak hilang?" kata seorang jurnalis kepada Appiah dan Christian Atsu, gelandang Ghana, saat menggelar jumpa pers terkait duit tersebut di Stadion Nasional Mané Garrinch, Brasil, Kamis 26 Juni 2014. "Tentu saja kami akan menyimpannya di tas kami dan akan menguncinya dengan baik," kata Atsu ketus.

    Skuad The Black Stars itu belum mendapatkan bayaran dari negaranya atas penampilan mereka di Piala Dunia. Duit itu direncanakan dikirim ke Brasil pada awal pekan ini, namun tak kunjung tiba. Akibatnya, muncul isu mereka bakal memboikot pertandingan melawan Portugal. Mereka menunjukkan reaksi awal dengan menolak untuk dilatih pada Selasa lalu. Panik dengan reaksi mereka, Pemerintah Ghana langsung mengirim uang ke Brasil secara tunai.

    Pertanyaan jurnalis itu bukan tanpa sebab. Pemain Ghana meminta uang dikirim secara tunai lantaran sebagian di antaranya belum punya rekening pribadi. Hal itu diakui sendiri oleh Appiah dalam jumpa pers tersebut.

    "Di Ghana, pembayaran gaji pemain selalu tunai karena ada beberapa pemain tidak punya rekening. Sistem di Afrika sangat berbeda dengan Eropa," ucapnya. "Saya tidak mengatakan bahwa itu adalah cara terbaik. Tapi kita berasal dari daerah yang berbeda dan Anda perlu memahami cara kerja itu."

    Appiah berharap keberadaan duit itu memicu timnya bisa berfokus melawan pasukan Cristiano Ronaldo itu. Apalagi pertandingan ini salah satu penentu mereka lolos ke 16 besar. Ghana harus menang dua gol melawan Portugal dan berharap Jerman bisa mengalahkan Amerika Serikat yang juga bertanding malam ini . "Kami akan membuat negara kami bangga," kata Atsu yang juta sayap Chelsea itu.

    THE IRIS TIMES | THE GUARDIAN | TRI SUHARMAN

    Baca : 
    Masalah Gaji Hantui Ghana Lawan Portugal  
    Indisipliner, Ghana Pulangkan Boateng dan Muntari
    Akibat Gigitan Suarez, Sponsor Akan Cabut Kontrak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.