Mourinho: Jangan Salahkan David Luiz

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelatih Chelsea Jose Mourinho, saat melihat permainan pemainnya melawan Galatasaray di 16 besar Piala Champion di Stadion Turk Telekom, Turki (26/2). AP

    Ekspresi pelatih Chelsea Jose Mourinho, saat melihat permainan pemainnya melawan Galatasaray di 16 besar Piala Champion di Stadion Turk Telekom, Turki (26/2). AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, membela mantan pemainnya, David Luiz, yang menjadi sasaran tembak penggemar sepak bola di Brasil. Luiz dituding sebagai biang kerok kekalahan telak 1-7 tim Samba--julukan Brasil--atas Jerman di semifinal Piala Dunia 2014.

    "Menurut saya, tak adil memisahkan seorang pemain dari timnya. Secara keseluruhan, tim (Brasil) kemarin memang bermain buruk," kata Mourinho seperti dilansir Yahoo!, Kamis, 10 Juli 2014.

    "Ia memang membuat kesalahan. Tapi Dante juga. Pun Marcelo. Secara tim, Brasil berbuat salah. Jadi, saya rasa tidak adil bagi Luiz jika disebut sebagai penyebab utama kegagalan Brasil."

    Luiz adalah kapten tim Brasil di pertandingan tersebut. Ia mengisi peran Thiago Silva, yang absen karena hukuman akumulasi kartu kuning. Tragisnya, dalam tugas pertama sebagai kapten tim di Piala Dunia tersebut, David Luiz justru menanggung malu akibat kekalahan telak oleh Jerman.

    ADVERTISEMENT

    "Saya rasa momen itu akan tetap diingat orang-orang selamanya," ujar Mourinho, mengomentari kekalahan telak Brasil tersebut.

    Luiz adalah pemain andalan Mourinho di Chelsea sepanjang musim lalu. Namun, terhitung sejak 13 Juni lalu, Luiz hijrah ke klub Prancis, Paris Saint-Germain, dengan biaya transfer 50 juta pound sterling.

    SPORTSMOLE | ARIE FIRDAUS



    Berita terpopuler:
    Jokowi Menang, Indeks Bisa Tembus 5.200
    Serangan ISIS Mendekati Mekah
    Hidayat: Presiden Baru Harus Naikkan Harga BBM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.