Jelang Final, Schweinsteiger Waspadai Mascherano

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger, berbicara sebagai delegasi dari asosiasi sepak bola Jerman DFB sat mengunjungi proyek sekolah dan TK di Santo Andre, Bahia, Brasil (12/6). Felipe Oliveira/Getty Images

    Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger, berbicara sebagai delegasi dari asosiasi sepak bola Jerman DFB sat mengunjungi proyek sekolah dan TK di Santo Andre, Bahia, Brasil (12/6). Felipe Oliveira/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger, mengibaratkan Argentina seperti segerombolan serigala. Namun, bukan ikon sekaligus kapten Argentina Lionel Messi yang diwaspadai Schweinsteiger, melainkan Javier Mascherano.

    Messi sudah empat kali terpilih sebagai man of the match dan membukukan empat gol dalam enam pertandingan Argentina di Piala Dunia. Namun, Schweinsteiger justru lebih “takut” dengan Mascherano. Pemain Bayern Munchen itu mengklaim Mascherano sebagai pemimpin kawanan serigala.

    “Mascherano adalah pemimpin dari segerombolan serigala. Dia memperlihatkannya ketika menghadang Arjen Robben untuk mencetak gol (dalam pertandingan semifinal),” kata Schweini--sapaannya. “Anda bisa lihat seperti apa sikap Mascherano untuk negaranya. Ini tidak akan mudah bagi kami.”

    Jerman akan menghadapi Argentina dalam pertandingan final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Senin dinihari, 14 Juli 2014. Jerman melaju ke final setelah melibas tuan rumah Brasil dengan skor 7-1.  

    ADVERTISEMENT

    Kemenangan telak itu membuat Jerman lebih difavoritkan keluar sebagai juara dunia. Akan tetapi, Schweinsteiger mewanti-wanti rekan setimnya untuk tidak terlalu percaya diri.

    “Kami harus sabar. Jika kami menunjukkan kualitas kami dan kepintaran yang diperlukan, kami bisa mengalahkan mereka,” ujar pemain 29 tahun itu. “Argentina adalah tim yang sangat bagus dan layak berada di final. Mereka memiliki pemain kelas dunia seperti Messi, Angel di Maria, dan Sergio Aguero.”

    Status tim favorit tentu menghadirkan tekanan bagi Jerman. Namun Schweini mengklaim timnya tak memiliki tekanan, karena rekan setimnya memiliki pengalaman tampil di pertandingan-pertandingan penting. “Kami tahu bagaimana menghadapi situasi tersebut, meskipun kami hanya memiliki satu pemain yang pernah bermain di final Piala Dunia,” katanya.

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Baca juga:
    Jerman Sudah Punya Cara untuk Matikan Messi
    Brasil Habis-habisan, Belanda Ogah-ogahan
    Maradona Khawatirkan Kebugaran Messi di Final
    Duel Setengah Hati Brasil Vs Belanda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...