Aksi Pemain Impor

Reporter

Editor

Pepe (kanan ke-2) berlatih bersama pemain timnas Portugal lainnya di Covilha, Portugal(23/5). AP/Armando Franca

TEMPO Interaktif, Piala Dunia 2010 akan menampilkan aksi sejumlah pemain naturalisasi. Mereka memilih menyeberang dan bermain untuk negara lain demi mendapatkan kesempatan bermain di tim nasional.

Brasil sudah sejak dulu menjadi pengekspor pemain. Tak kurang dari empat pemain asal negara itu akan mewakili negara lain di Afrika Selatan. Di tim Portugal, ada tiga orang, yakni Pepe, Deco, dan Liedson.

Yang menarik, pada Piala Dunia ini, Portugal justru akan berada satu grup (Grup G) dengan Basil. Saat menyaksikan hal itu dalam undian Desember tahun lalu, pelatih Brasil, Dunga, pun sontak berucap, "Kami akan melawan Tim Brasil B."

Brasil juga masih memiliki duta lain. Dialah Cacau di tim nasional Jerman. Satu pemain kelahiran Brasil lain, Marcos Senna, sempat muncul bersama Spanyol di Euro 2008, tapi untuk Piala Dunia ini ia harus tercoret karena cedera. Pemain Brasil yang baru pindah jadi warga negara Italia, Amauri, belum dipanggil tim Azzurri.

Argentina juga memiliki tiga wakil di tim Paraguay, yakni Lucas Barrios, Jonathan Santana, dan Nestor Ortigoza. Di tim Italia, ada Mauro Camoranesi, yang lahir di Argentina dan sudah lama memperkuat Tim Negeri Pisa.

Kasus agak unik terjadi di Ghana dan Jerman. Kevin-Prince Boateng pernah tampil di tim junior Jerman. Tapi ia akhirnya memilih bermain untuk Ghana, negeri kelahiran ayahnya, setelah Tim Panser tak juga memanggilnya. Adiknya, Jerome Boateng, memilih memperkuat Jerman, yang di Piala Dunia nanti akan berada satu grup dengan Ghana.

Para pemain naturalisasi itu umumnya memilih negara baru karena tak mendapatkan kesempatan di tim nasional negara kelahirannya. Tapi Deco menilai, ia sebenarnya sangat layak memakai kaus Brasil. "Dengan karier seperti saya, sangat normal untuk bermain di tim Brasil," kata gelandang itu. "Ada pemain yang memakai kaus itu dan belum mencapai setengah dari yang saya dapatkan."

Nama Deco memang sudah menjulang di Eropa. Ia sebelumnya sukses di Barcelona dan kini masih jadi andalan Chelsea. Ia dipanggil Portugal pada 2003, setahun setelah pindah kewarganegaraan. Pada laga debutnya, ia justru mencetak gol ke gawang Brasil dalam sebuah laga uji coba. Kini ia sudah tampil 71 kali dan menyumbangkan lima gol.

Pemain berusia 32 tahun itu pun tak sabar untuk menghadapi kembali negeri kelahirannya di Durban pada 25 Juni nanti. "Tentu itu akan jadi pertandingan spesial karena saya seorang Brasil dan terus terhubung dengan negara itu sepanjang hidup," katanya. "Tapi saya akan pertahankan kaus Portugal hingga akhir. Bila saya mencetak gol, tak akan ada orang Brasil yang menganggap saya pengkhianat."

Liedson juga tak sabar bertemu dengan Brasil. "Itu akan sangat spektakuler," kata penyerang berusia 32 tahun ini. "Saya lahir di Brasil dan sangat mencintai negara itu. Tapi saya akan memberikan segalanya agar Portugal bisa menang. Laga ini seperti final bagi saya."

Liedson jadi warga Portugal sejak tahun lalu. Penyerang Sporting Lisbon itu sudah tampil tujuh kali di tim Portugal dan menyumbangkan tiga gol.

Pepe, andalan Portugal lain yang juga kelahiran Brasil, adalah salah satu bek tengah terbaik dunia. Sejak 2007, pemain Real Madrid berusia 27 tahun itu sudah tampil 24 kali untuk Portugal dan menyumbangkan dua gol.

Di tim Jerman, aroma Brasil juga akan jadi salah satu tumpuan. Cacau kini jadi salah satu harapan di lini depan Tim Panser karena penyerang yang biasanya jadi andalan, seperti Miroslav Klose, Lukas Podolski, dan Mario Gomez, saat ini penampilannya sedang menurun.
Cacau, 29 tahun, pindah kewarganegaraan pada Februari 2009. Tiga bulan kemudian, penyerang andalan VfB Stuttgart itu mendapatkan kesempatan tampil di Tim Panser. Kini Cacau sudah tampil enam kali dan menyumbangkan dua gol.

Pemain asal Argentina juga cukup laris jadi bidikan negara lain. Paraguay dipastikan menyertakan tiga pemain kelahiran Argentina dalam skuadnya. Gelandang Nestor Ortigoza, 25 tahun, sudah tampil dua kali sejak 2009. Jonathan Santana, gelandang berusia 28 tahun, bahkan sudah tampil 11 kali.

Pemain yang akan melakukan debutnya adalah Lucas Barrios, penyerang 25 tahun. Ia dipanggil menggantikan Salvador Cabanas, yang ditembak di kepala. Menjadi warga negara sejak 16 Maret 2010, ia langsung menarik perhatian pelatih Gerardo Martino karena mampu tampil bersama Dortmund: mencetak 23 gol musim ini.

Martino memang mendapat kecaman keras karena keputusannya memanggil pemain naturalisasi itu, tapi ia tak peduli. "Tak logis bagi saya untuk meninggalkan pemain penting," katanya. "Orang akan menggantung saya karena kalah, bukan karena memanggil pemain naturalisasi." l Berbagai Sumber | Nurdin Saleh







Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.