Belanda Tak Terbendung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirk Kuyt mencoba menaklukkan Jan Mucha dalam suatu duel udara. AFP/ CARL DE SOUZA

    Dirk Kuyt mencoba menaklukkan Jan Mucha dalam suatu duel udara. AFP/ CARL DE SOUZA

    TEMPO Interaktif, Durban: Belanda berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia setelah mengalahkan Slovakia 2-1 dalam laga babak 16 Besar di Stadion Moses Mabhida, Senin (28/6). Dengan kemenangan ini, Belanda mempertahankan catatan rekor kemenangan 100 persen di ajang Piala Dunia 2010 termasuk selalu menang dalam delapan pertandingan saat menjalani babak kualifikasi.

    Pemain sayap Belanda, Arjen Robben, yang diturunkan dalam tim utama untuk pertama kalinya sukses mencetak gol pembuka bagi Belanda di menit ke-18. Robben sempat absen di dua laga penyisihan grup dan tampil sebagai pemain cadangan saat menghadapi Kamerun. Robben langsung menunjukkan ia adalah pemain yang berbahaya bagi lini belakang Slovakia dengan mencetak gol di menit ke-18 untuk membuat Belanda unggul 1-0 di babak pertama.

    Gelandang serang Belanda, Wesley Sneijder, melengkapi kemenangan Belanda dengan mencetak gol enam menit sebelum pertandingan usai melalui kerja sama apik dengan Dirk Kuyt. Slovakia memperkecil sellisih gol melalui tendangan penalti Robert Vittek di masa injury time.

    Dengan memainkan pola 4-2-3-1, Belanda mengandalkan serangan dari dua pemain sayapnya, Kuyt dan Robben. Slovakia membuka serangan lebih dulu melalui tembakan keras Erik Jendrisek dari luar kotak penalti. Namun bola tembakannya melayang di atas mistar gawang Belanda yang dikawal Maarten Stekelenburg.

    Belanda mendapatkan gol perdananya melalui tendangan keras kaki kiri Robben. Berawal dari umpan yang dilepaskan Sneijder dari tengah lapangan ke Robben yang dengan tenang menghadapi dua pemain belakang Slovakia sebelum melepaskan tembakan keras ke arah gawang Slovakia yang dikawal Jan Mucha. Bola pun meluncur mulus masuk ke sisi kiri gawang tanpa terjangkau Mucha.

    Belanda mulai mendominasi pertandingan setelah Robben mencetak gol. Serangan Slovakia selalu berhasil dipatahkan oleh lini tengah Belanda. Striker Robert Vittek pun seperti menemui tembok besar saat harus menghadapi pertahanan Belanda. Dua pemain sayap Slovakia, Vladimir Weiss dan Miroslav Toch, juga tak bisa berkontribusi banyak dalam membangun serangan karena mereka selalu dihambat bek Belanda, Gregory van der Wiel, Giovanni van Bronckhorst serta gelandang muda enerjik, Nigel De Jong, yang kerap turun untuk membantu lini bertahan.

    Di babak kedua, tempo permainan Belanda mulai melambat. Namun gempuran lini depan Belanda tak henti-hentinya membuat Mucha harus kerja keras mengamankan gawangnya. Baru lima menit babak kedua berjalan, Robben nyaris mencetak gol keduanya namun Mucha masih bisa menghalau bola yang meluncur tipis di sisi tiang kanan gawang Slovakia.

    Ditekan terus-menerus, Slovakia berusaha bangkit dan balik melakukan serangan. Di menit ke-66, Stoch melepaskan tendangan kerasnya, namun Stekelenburg masih bisa menepisnya dan bola melayang ke atas mistar gawang. Satu menit berselang, Vittek mendapatkan umpan matang di dalam kotak penalti. Ia langsung menembakkan bola lurus ke arah gawang Belanda namun masih bisa diblok dengan gemilang oleh Stekelenburg.

    Belanda yang melakukan serangan cepat sukses menambah keunggulan melalui Sneijder. Kuyt yang berhasil melewati kiper Slovakia, Jan Mucha, dengan tenang mengoper bola ke Sneijder yang berdiri tak terkawal di depan gawang Slovakia. Sneijder pun dengan mudah melesakkan bola ke dalam gawang Mucha.

    Stekelenburg gagal mempertahankan gawangnya tak kebobolan karena ia menjatuhkan Vittek saat hendak menghalau bola. Vittek yang menjadi eksekutor penalti pun sukses melesakkan bola ke sisi kanan gawang Stekelenburg.

    FIFA|SOCCERNET|GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.