Permata Hati

Reporter

Editor

Pemain Australia Harry Kewel menerima kartu merah daris wasit asal Italia Roberto Rosetti, dalam pertandingan Grup D antara Australia dan Ghana di stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Afrika Selatan (19/6). AP/Ivan Sekretarev

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketika Uruguay menghembalangkan Bafana Bafana pada babak penyisihan grup Piala Dunia, Afrika Selatan tersedu-sedu oleh kematian pagi-pagi itu. Air mata menetes hingga ke ruang-ruang pandai permata di Southern African Diamonds (SAD)--sebuah perusahaan berlian berusia 138 tahun. Tapi tangis di African Diamonds sejatinya bercampur dengan kegembiraan. Sebab, Piala Dunia--tak peduli kalah atau menang--tetap membawa "kemenangan" bagi berlian Afrika Selatan.

Jauh sebelum bola pertama ditendang pada partai pembukaan, pintu-pintu SAD dan De Beers, dua perusahaan berlian nan masyhur di negeri itu, telah digedor berbagai pesanan. Pembeli menyembul dari mana-mana: ya, nonton bola, ya, belanja berlian.

Di "kota berlian" Kimberley, setiap keping batu permata yang dikeduk dari tanah Afrika Selatan digosok dengan hati-hati, dibentuk jadi perhiasan, lalu diberi nama--99 persennya feminin. Beatrice, Alexandra, Montparnasse, Bertina, Zoe, Lilian, Bianca, Emma, Santa Rosa, Tia, Mala, Verona, Kim, Bertina, Aida dan sebagainya.

Maaf, tak dapat saya paparkan semuanya. Ada ratusan nama yang memancurkan imajinasi kerupawanan. Inilah jenis kecantikan terpendam--ribuan tahun--di perut Benua Hitam. Dan, sebagian telah sukses melingkari leher, tangan, dan jemari--atau ditindikkan di kuping dan pusar para WAGs (wives and girlfriends). Ini tadinya julukan untuk istri dan kekasih para pemain sepak bola Inggris, tapi kini dipakai untuk hampir semua pemain.

Consierge service (penerima pesanan) di SAD dan De Beers jadi lebih sibuk pekan-pekan ini dan mahir melayani pembeli seperti raja. "Jaminan kami tertera di setiap butir berlian," begitu kata-kata yang tertera di kotak perhiasan SAD. Sejak 1991, sekitar 400 tokoh rich and famous kelas dunia telah masuk daftar pelanggan mereka. Apalagi tahun ini, 2010, tatkala perhelatan sepak bola sejagat raya digelar, miliaran dolar berputar dan tukang belanja nomor wahid, para WAGs, mengider dengan tangan penuh belanjaan.

Teman lama saya, David Dune, wartawan Prancis yang bekerja di Radio Nasional Mali--dan banyak meliput soal belanja intan-berlian--mengirim surat elektronik akhir pekan lalu. Kata Dune, kalah dan menang berefek positif pada berlian. "Tim yang menang membelinya bagi para tercinta karena sukacita." Tim yang kalah? "Wah, istri dan pasangan pemain yang kalah bisa lebih gila-gilaan melibas berlian sebesar jempol untuk menghibur hati yang rusuh," Dune menjabarkan.

Banyak toko berlian berani mendiskon hingga 25 persen demi mengejar pembeli dadakan selama Piala Dunia. Maklum, bisnis berlian di Afrika Selatan sempat terjun bebas pada 2009. Laba bersih De Beers, misalnya, turun sampai US$ 350-an juta dibanding pada 2008. SAD juga melalui banyak hari pahit beberapa tahun silam. Tapi 2010 bergulir bersama si bundar, beserta para rupawan sejagat--yang masak mau dibiarkan menganggur tanpa perhiasan?

Tentu SAD dan De Beers mengunci mulut rapat-rapat tentang pembeli mereka. Tapi media-media gosip Afrika Selatan sibuk memampangkan sejumlah dewi kayangan yang menurut Dune layak dipakaikan semua permata Benua Hitam, di antaranya, Alex Currant (istri kapten tim Inggris, Steven Gerrard), Zaira Nara (pacar penyerang Uruguay, Diego Forlan), Abbey Clancy (kekasih ujung tombak Inggris, Peter Crouch), Sarah Brandner (pacar gelandang Jerman, Sebastien Schweinsteiger), dan Cheryl Cole (istri bek kiri Inggris, Ashley Cole).

Walau terdengar agak gombal, rayuan SAD--sejak jauh hari sebelum Piala Dunia--kepada calon pembelinya lucu juga. Begini kata-kata itu, yang tentu dirancang 100 persen untuk mengerek penjualan: "Di Afrika Selatan, berlian pastilah menang. Bahkan juara-juara Piala Dunia memerlukannya untuk memenangi si permata hati."

Hermien Y. Kleden, Wartawan Tempo






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.