FIFA Selidiki Suporter Jerman Berias Serbahitam  

Reporter

Para suporter jerman mengenakan penutup kepala model rambut berdiri berwarna bendera Jerman. AP/Natacha Pisarenko

TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (Federation Internationale de Football Association-FIFA) berjanji Komite Disiplin akan menyelidiki foto-foto yang memperlihatkan sejumlah pendukung tim Jerman dengan make-up serbahitam dalam pertandingan melawan Ghana, seperti dikutip The Guardian, Ahad, 22 Juni 2014.

Foto-foto yang beredar di media sosial tersebut memperlihatkan fan tim Jerman menghitamkan wajah mereka. Para pendukung tim Jerman juga terlihat mengenakan kaus bertuliskan nama para lawan yang dicetak terbalik. Seorang juru bicara FIFA menyebutkan segala bentuk diskriminasi tidak bisa ditoleransi.

"Kami selalu membawa bukti-bukti kepada Komite Disiplin kami," ucapnya. "Jika ada bukti mendasar, Komite akan mengambil langkah. Kebijakan ada di tangan Komite."

Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 itu, seorang pendukung Jerman dengan pesan pro-Nazi pada tubuhnya memasuki lapangan. Ia pun dibawa keluar oleh gelandang Ghana, Sulley Muntari.

Jaringan anti-diskriminasi di Eropa, Fare, telah melayangkan protes kepada FIFA atas sejumlah banner berbau neo-Nazi yang dipampang selama pertandingan, termasuk Rusia dan Kroasia.

"Sesuatu seperti banner yang terlihat bisa disingkirkan," kata juru bicara FIFA.

"Namun, jika sesuatu tidak terlihat dan seseorang memiliki fotonya, kemudian jika ada yang melaporkan bukti-bukti, Komite Disiplin kami akan menanganinya. Kami tidak memberi toleransi terhadap segala bentuk diskriminasi."

MARIA YUNIAR | THE GUARDIAN

Baca juga:
Ekuador Buka Peluang ke 16 Besar
Inilah Negara Berpotensi Tersingkir di Fase Grup
Beginilah Penentuan Klasemen Grup Piala Dunia
Kosta Rika Taklukkan Italia
Prancis Lolos ke Babak 16 Besar






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

3 Agustus 2020

Tanggapan FIFA Setelah Presiden Mereka, Gianni Infantino, Diselidiki Jaksa Swiss

Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas Gianni Infantino.


Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

26 Mei 2020

Kasus Pelecehan Seks, FIFA Skors Presiden Sepak Bola Haiti

Badan sepak bola dunia (FIFA) menskors presiden federasi sepak bola Haiti Yves Jean-Bart terkait kasus pelecehan seks.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

27 Maret 2018

Boikot Bertambah Mendekati Pembukaan, Piala Dunia 2018 Batal?

Negara-negara yang menyatakan akan melakukan boikot bertambah ketika Piala Dunia 2018 tinggal tiga bulan lagi.


Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

19 Maret 2018

Presiden FIFA: Piala Dunia 2018 Tak Akan Jadi Ajang Perang

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan kecemasan terhadap potensi bentrok suporter Rusia dan Inggris tak akan terjadi di Piala Dunia 2018.


FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

13 Februari 2018

FIFA Didesak Batalkan Chechnya sebagai Markas Timnas Mesir

Keputusan FIFA untuk mengijinkan ibukota Chechnya, Grozny, sebagai markas Timnas Mesir mengundang protes.


Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

3 Februari 2018

Piala Dunia 2018: Peluang Arab Saudi di Mata Sami Al-Jaber

Sami Al-Jaber bangga tim Arab Saudi bisa bermain pada partai pembukaan Piala Dunia 2018.