Komite Disiplin FIFA Sidang Kasus Gigitan Suarez

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat pemain Uruguay Luis Suarez berlari di belakang pemain Italia Giorgio Chiellini pada pertandingan penyisihan Piala Dunia Grup D 2014 di Dunas, Natal, Brasil, 24 Juni 2014. Ini merupakan ketiga kalinya Suarez diduga telah menggigit pemain lawan. Dailymail.co.uk

    Saat pemain Uruguay Luis Suarez berlari di belakang pemain Italia Giorgio Chiellini pada pertandingan penyisihan Piala Dunia Grup D 2014 di Dunas, Natal, Brasil, 24 Juni 2014. Ini merupakan ketiga kalinya Suarez diduga telah menggigit pemain lawan. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Komite Disiplin Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menggelar pertemuan di Rio de Janeiro, Brasil, Rabu malam, 25 Juni 2014, atau Kamis pagi WIB, 26 Juni 2014. Pertemuan itu untuk membahas kasus gigit bahu yang dilakukan pemain depan tim Uruguay terhadap bek tengah Italia, Giorgio Chiellini, pada pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2014 di Natal, Brasil, Selasa, 24 Juni 2014. (Baca: Luis Suarez Terancam Tidak Tampil di 24 Laga)

    Menurut juru bicara FIFA, Delia Fischer, komite itu bertemu Rabu malam. Namun, Fischer belum dapat menyebutkan hasilnya. Keputusan Komite Disiplin diharapkan sudah dapat mengumumkan hasil pertemuan itu sebelum pertandingan babak 16 besar Uruguay melawan Kolombia pada Sabtu, 28 Juni 2014. Pertandingan Uruguay melawan Kolombia berlangsung di Rio de Janeiro.

    Meskipun Suarez membantah telah menggigit Chiellini, namun bukti rekaman video pertandingan menunjukkan hal itu. Chiellini pada pertandingan itu sempat membuka sebagian kausnya untuk menunjukkan kepada wasit Marco Rodríguez dari Meksiko, bekas gigitan Suarez di bahunya.

    Waktu itu Rodriguez tak menggubris Chiellini dan mengisyarakatkan pertandingan jalan terus. Demikian halnya asisten wasit yang juga tidak mengibarkan bendera untuk mengingatkan wasit saat kejadian itu berlangsung. (Baca juga: Soal Gigitan Suarez, Chiellini Tantang FIFA)

    ADVERTISEMENT

    Suarez menghadapi ancaman skorsing masimal 24 kali larangan bertanding atau setara dengan dua tahun. Hal ini dimungkinkan karena aksi itu merupakan yang ketiga kalinya dilakukan Suarez.

    Aksi sebelumnya terjadi pada 2011 dilakukan terhadap pemain PSV Eindhoven saat ia memperkuat klub Ajax Amsterdam. Kejadian kedua berlangsung di Liga Primer Inggris dengan menggigit lengan bek Chelsea, Branislav Ivanovic, pada 2013, saat ia memperkuat Liverpool.

    ESPN | AGUS BAHARUDIN

    Baca juga: 
    FIFA Minta Suarez Tanggapi Laporan Soal Gigitan
    Deretan Aksi 'Drakula' Suarez di Sepak Bola


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.