Arsene Wenger Minta Cesc Fabregas Fokus ke Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO Interaktif, Cesc Fabregas mengatakan manajer Arsenal Arsene Wenger meminta dirinya fokus pada Piala dunia dan tidak pindak ke Barcelona.

    Kapten Arsenal ini mengatakan, "Mungkin ini percakapan terbesarku dengan seseorang dalam hidupku."

    "Aku memperhatikannya. Dia mengatakan kepadaku agar konsentrasi pada permainan bolaku dan Piala Dunia, dan dia akan menangani apapun yang terjadi pada masa depanku."

    Pekan lalu, Barca menghubungi Arsenal yang ingin meminang pemain berusia 23 tahun itu.
    Namun demikian, Arsenal mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pendekatan resmi dengan klub Catalan.

    Fabregas, salah satu skuad Spanyol dalam Piala Dunia, terikat kontrak selama delapan tahun dengan Gunners sejak 2006, mengatakan dirinya akan bergabung dengan Barcelona jika dia meninggalkan The Emirates.

    Usai obrolannya dengan Wenger, dia menambahkan, "Bukan ke saya lagi. Urusannya sekarang dengan Arsenal. Saya tak ingin mengatakan apa-apa lagi."

    "Saya hanya ingin fokus ke Piala Dunia sebab kejuaraan ini sangat penting. Selanjutnya, soal masa depan, aku tidak tertarik dengan masa depan."

    "Hal yang paling penting adalah menjadi bagian dari tim ini dan bermain di Piala Dunia."

    "Ketika saya bermain, tim selalu memang. Saya akan memberikan sesuatu untuk membantu Spanyol menjadi juara."

    Masa kepengurusan Joan Laporta selaku presiden klub Catalan berakhir musim ini, dan dua orang bakal penggantinya Sandro Rosell dan Alfons Godall telah menyebutkan bahwa penandatanganan Fabregas merupakan bagian dari kampanye pemilihan mereka.

    Barcelona telah merekrut striker Spanyol David Villa dari Valencia dengan nilai kontrak Rp 457,95 miliar  Langkah selanjutnya adalah merekrut Fabregas.

    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.