Pilihan Pemain Inggris Diragukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London - Pemain legendaris Inggris Alan Shearer menyesalkan keputusan Pelatih Fabio Capello mencoret bintang muda Theo walcott dari Tim Nasional untuk Piala Dunia Afrika Selatan. "Saya terkejut dia tidak dipilih," ujar Mantan Kapten Inggris itu di situs BBC Sport, Rabu (2/6).

    Menurutnya, faktor yang mendukung pencoretan sayap Arsenal itu adalah cedera. "Dan itu berpengaruh pada mentalnya," ujar Shearer. Karena terus didera cidera, Walcott, 21 tahun, hanya tampil sebagai starter 15 kali sepanjang musim ini.

    Namun, Shearer tidak yakin hal itu berdampak panjang. Pada titik terbaik, dia melanjutkan, Walcott dapat memberikan permainan ciamik bagi Inggris, seperti saat mencetak hatrick ke gawang Kroasia September 2008. "Dia memiliki bakat alami dan masa depan di tim nasional," katanya.

    Mantan bek Arsenal Lee Dixon mengatakan faktor usia muda dan kecepatan Walcott yang di atas rata-rata dapat menjadi penolong bagi Inggris.

    Pelatih Capello selalu mendengung-dengungkan hanya memilih pemain yang bermain reguler di klubnya. "Dalam hal ini, pemilihan Shaun Wright-Phillips mengejutkan," ujar Shearer.

    ADVERTISEMENT

    Pasalnya, Wright-Phillips, yang sama dengan Walcott bermain di sayap kanan, bukan pilihan utama di klubnya, Manchester City. Dia kalah bersaing dengan pemain baru, Adam Johnson, yang malah tidak dilirik Capello.

    Pemain lain yang disorot karena bukan merupakan pemain inti di klubnya adalah Emile Heskey dan Stephen Warnock dari Aston Villa, serta Joe Cole dari Chelsea.

    Namun Shearer tetap optimis Inggris bakal tampil bagus di Piala Dunia yang akan mulai dalam hitungan 9 hari lagi. "Namun kesempatan tidak besar," ujarnya. Dia memprediksi Inggris bakal menempati urutan 3 atau 4 di bawah Brasil dan Spanyol.

    REZA M | BBC SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.