Terpental Atau Jadi Kuda Hitam

Reporter

Editor

Park Ji-sung (tengah) berlatih bersama timnas korsel lainnya. AP/ Lee Jin-man

TEMPO Interaktif , Port Elizabeth:Dua tantangan besar sedang dihadapi Yunani dan Korea Selatan. Keduanya bisa gagal melangkah ke putaran kedua atau tampil sebagai Kuda Hitam ketika saling jegal pada laga pembuka Grup B di Stadion Nelson Mandela Bay, besok.

Tugas Yunani, kampiun di Euro 2004 Korsel, semifinalis Piala Dunia 2002 di Grup B terbilang berat. Mereka harus menghadapi raksasa Afrika Nigeria ditambah juara dua kali yang difavoritkan bakal melangkah ke putaran kedua, Argentina, setelah dipaksa lolos ke Afrika Selatan melalui babak play off. Korsel pun mempunyai beban yang sama meski lolos menjadi pemenang Grup B zona Asia babak kualifikasi, tanpa terkalahkan di 8 pertandingan.

Alhasil, kemenangan bagi keduanya akan menjadi vitamin vital untuk bisa melenggang ke putaran kedua. Khusus bagi Yunani, tiga poin yang didapat (jika menang dari Korsel) akan membantu membebaskan mereka dari buruknya penampilan tim ketika terakhir tampil di Piala Dunia 1994. Kalah pada tiga pertandingan, Tim Dewa juga gagal menarangkan satu gol pun ke gawang lawan.

Toh, meski rata-rata pemainnya tidak muda lagi, skuad Otto Rehhagel mempercayai mereka harus melupakan masa lalu. Rehhagel, pelatih Jerman itu telah menegaskan kepada muka baru di timnya bahwa mereka tampil di Afrika Selatan bukan untuk berlibur.

“Saya tidak mengatakan bahwa kami akan mengulangi kesuksesan di Euro 2004. Namun saya pikir kami akan bermain fokus di tiap pertandingan untuk bisa melewati babak penyisihan. Apapun yang kami raih setelah itu akan menjadi penampilan maksimal kami,” tegas Gekas mengomentari peluang timnya lolos ke putaran kedua Piala Dunia 2010, Jumat (11/6).

Rehhagel yang kerap menurunkan strategi bertahan (4-5-1) akan kembali lagi menerapkannya melawan Korsel. Ia kemungkinan hanya akan menurunkan top skorer di kualifikasi zona Eropa (10 gol dari 12 pertandingan) Fanis Gekas sebagai striker tunggal. 

Di lain pihak, perjalanan Korsel menuju Afsel terbilang cantik. Skuad Ksatria Taeguk ditotal telah tampil pada tujuh laga final Piala Dunia dan lolos kali ini dengan tak terkalahkan. Satu-satunya pekerjaan rumah skuad huh Junjg-Mko kali ini adalah memupus kutukan tak pernah lolos ke putaran kedua ketika tampil di luar kandang.

Melawan Yunani, Huh akan mengandalkan pemain sayap Manchester United Park JI Sung. Tusukannya di sayap akan dimaksimalkan dua penyerangnya: Park Chu-young (AS Monaco) dan Lee Chung-yong (Bolton Wanderers). Striker lainnya Lee Dong-guk kemungkinan akan diistirahatkan atau akan menjadi pemain pengganti setelah mendapat cedera paha.

Striker Yunani, Giorgos Samaras meminta timnya untuk mewaspadai pergerakan pemain Korsel. Ia melihat kerja sama tim menjadi kunci vital permainan tim Asia tersebut. “Kerja sama tim adalah resep sukses mereka, seperti kami. Kami mempunyai hal yang sama, kami bermains ebagai tim. Itulah mengapa pertandingan ini akan menjadi laga yang ketat. Kami akan bermain dengan mental yang sama,” teas Samaras.

Otak di belakang performa apik Korsel akhir-akhir ini adalah Huh. Sejak mengambil alih tim nasional untuk ketiga kalinya pada Desember 2007, pelaih berusia 55 tahun itu sukses menyuntikkan darah-darah muda di dalam tim. Buktinya, sejak Februari 2008 hingga Oktober 2009, mantan gelandang itu berhasil membawa timnya tak terkalahkan pada 26 pertandingan, dengan mengemas 14 kemenangan dan 12 kali bermain imbang.

“Para pemain yang mempunyai pengalaman membantu pemain muda untuk tampil percaya diri di Piala Dunia. Ini memang bukan grup yang gampang. Namun kami harus bertempur untuk meraih peluang lolos ke putaran kedua,” tegas Huh.

REUTERS | JONGANGDAILY | BAGUS WIJANARKO

Perkiraan Susunan Pemain:

Korea Selatan(4-4-2):1-Lee Woon-jae; 2-Cha Du-ri,2-Oh Beom-seok, 4-Cho Yong-hyung, 14-Lee Jung-soo, 8-Kim Jung-woo, 6-Ki Sung-yong, 7-Park Ji-sung, 9-Lee Yong-pyo, 17-Lee Chung-yong, 10-Park Chu-young

Yunani (4-3-3/4-5-1): 12Alexandros Tzorvas, 11-Loukas Vyntra, 16-Sotiris Kyrgiakos, -15-Vassilis

Torosidis, 4-Nikos Spyropoulos, 6-Alexandros Tziolis, 10-Giorgos Karagounis, 21-Kostas Katsouranis, 7-Giorgos Samaras, 14-Dimitris Salpingidis, 17-Fanis Gekas

Rekor Pertemuan: 11.08.2004: Yunani 2-2 Korea Selatan






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.