Jabulani Diprotes, Desainer Menolak Disalahkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

    REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO Interaktif , Sejumlah pemain yang berlaga di Piala Dunia kecewa berat dengan Jabulani, bola bikinan Adidas yang dipakai di Afrika Selatan. Kiper Brasil Julio Cesar menyebut bola murahan. “Seperti bola yang bisa kamu beli di supermarket,” katanya.

    Kiper Spanyol Iker Casillas juga merasakan hal serupa. “Rasanya seperti bola voli pantai,” ujarnya. Bahkan kiper cadangan Ameriika Serikat Marcus Hahnemann menyebut Jabulani sebagai bola yang terjelek yang pernah ia mainkan.

    Protes terhadap Jabulani semakin terdengar ketika kiper Inggris Robert Green melakukan blunder. Ia gagal menangkap bola yang ditendang pemain Amerika Serikat Clint Dempsey, gawang Inggris pun kebobolan. Kapten Inggris Steven Gerard ikut menyalahkan si Jabulani. “Kita tidak boleh menyalahkan kiper, bolanya tidak bagus,” katanya.

    Kiper Amerika Serikat yang tampil cemerlang, Tim Howard ikut membela. “Bola itu memang payah,” katanya. “Kamu akan mendengar keluhan serupa sekarang, minggu depan dan bulan depan,” kata dia.

    Desainer Adidas Jabulani, Dr Andy Harland menolak disalahkan. Menurut dia belum terbiasa menggunakan Jabulani. Menurut dia, bola yang dibuat di Loughborough University, Inggris  melalui riset bertahun-tahun. “Saya tegaskan tidak ada yang salah dengan bola tersebut,” ujar Harland. 

    ADVERTISEMENT

    ESPN I POERNOMO G RIDHO  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.