Cile Menang, Polisi Tahan 81 Perusuh di Santiago

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penduduk merayakan kemenangan Chile atas Honduras di Santiago, Chile (16/6). REUTERS/Victor Ruiz Caballero

    Sejumlah penduduk merayakan kemenangan Chile atas Honduras di Santiago, Chile (16/6). REUTERS/Victor Ruiz Caballero

    TEMPO Interaktif, Santiago - Polisi menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan kerumunah fans Cile dan menahan 81 orang di ibu kota Santiago, Rabu (17/6), setelah untuk pertama kalinya menang di Piala Dunia selama 50 tahun.

    Polisi mengatakan mereka menahan puluhan pendukung fanatik berpakaian merah karena membuat kekacauan publik di pusat kota Santiago. Mereka mengenakan kaos tim nasional merayakan kemenangan dengan membunyikan terompet serta mengibar-kibarkan bendera setelah mereka menyaksikan Cile membabat Honduras 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia di Afrika Selatan.

    "Ada sepasang orang merampok, beberapa ditahan karena perusakan, namun hampir semuanya mebuat kekacauan," kata juru bicara kepolisian kepada Reuters.

    Sepak bola olah raga sangat populer di Cile, kadang-kadang dimainkan di jalanan.

    Kemenangan Cile datang 48 tahun setelah mereka terakhir kali menang pada kejuaraan Piala Dunia, unggul 1-0 di babak ketiga playoff melawan Yugoslavia tahun 1962.

    ADVERTISEMENT

    Ini kejuaraan Piala Dunia ke lima sejak mereka ikuti dan sebelumnya, mereka bermain 13 kali tanpa meraih kemenangan.

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.