Portugal Vs Korea Utara: Semangat 1966  

Reporter

Editor

Cristiano Ronaldo (kiri) dan Simao Sabrosa. REUTERS/Denis Balibouse

TEMPO Interaktif, CAPE TOWN - Hanya ada satu tujuan tim nasional Portugal hari ini: mengalahkan Korea Utara. Pertandingan kedua Grup G di Stadion Green Point, Cape Town, ini adalah pertaruhan terakhir bagi Portugal. Tim ini wajib menang saat melawan Korea Utara. Bila tidak, tekanan semakin besar, Portugal akan menghadapi Brasil dalam partai terakhir.

Hasil imbang 0-0 dengan Pantai Gading pada pertandingan pembuka Grup G menjadi pelajaran bagi Portugal. Menghadapi Korea Utara, Portugal berjanji tampil menyerang untuk meraih kemenangan besar agar bisa lolos ke putaran kedua.    

Menurut pelatih Portugal, Carlos Queiroz, dalam laga pembuka timnya tampil hati-hati, tidak mau mengambil risiko, dan memikirkan partai berikutnya. "Tapi saat pertandingan kedua tidak ada lagi ruang untuk itu, kami harus segera mewujudkan gol, mengerahkan semua kemampuan dan menyerang," kata Queiroz.  

Pendukung Portugal dan pencinta sepak bola memang menanti tim peringkat 3 dunia ini tampil menyerang. Para fan juga menanti gol pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo. Lebih dari 16 bulan pemain Real Madrid ini tak mencetak gol di level internasional.
Sebelum melawan Pantai Gading, Ronaldo membuat pernyataan soal paceklik gol tersebut, "Gol itu seperti saus tomat, dia akan keluar ketika kamu memaksanya, semua akan keluar bersamaan," ujarnya. Omongan ini hampir ia buktikan melawan Pantai Gading, sayang tembakan jarak jauhnya membentur mistar.   

Melawan Korea Utara, Ronaldo harus hati-hati. FIFA, otoritas tertinggi sepak bola dunia, telah menolak banding kartu kuning bagi Ronaldo pada pertandingan pertama yang diajukan Portugal. Bila ia mendapat kartu kuning kedua, Ronaldo absen saat melawan Brasil.

Dalam pertandingan ini, Quieroz juga akan memasang gelandang Simao Sabrosa untuk menggantikan Danny. Sedangkan Deco masih absen, dia belum pulih setelah mengalami cedera pinggul dalam latihan. Pada pertandingan pertama Deco diganti Tiago pada menit ke-62 setelah mengkritik pelatih akan taktiknya. Belakangan ia meminta maaf.
Pertemuan kedua tim ini pernah terjadi pada Piala Dunia 1966 di Inggris. Saat itu Portugal, yang diperkuat pemain legendaris Eusebio, menang 5-3 pada babak perempat final. Korea Utara pun tersingkir.

Empat puluh empat tahun kemudian, pada hari ini kedua tim kembali bertemu di Afrika Selatan. Gelandang Korea Utara, An Yong-hak, ingin melakukan balas dendam atas peristiwa itu. "Kami akan berusaha untuk membalas kejadian 1966," ujarnya.     
Tahun 1966 memang istimewa bagi Korea Utara. Itulah pertama kalinya Korea Utara masuk putaran final Piala Dunia. Dan tahun ini adalah yang kedua kalinya. Semangat 44 tahun lalu itu ditulis di bus tim: "1966 Again! Victory for DPR of Korea!"  

Pelatih Korea Utara, Kim Jong-hun, tidak mau membocorkan kisi-kisi. "Yang pasti, kami akan mengevaluasi taktik dan memutuskan apakah kami akan tampil menyerang atau bertahan," ujarnya.

Striker Jong Tae-se mengatakan timnya akan membuat kejutan. "Saya masih yakin kami lolos ke babak berikutnya," katanya.

Eusebio, pemain yang membawa Portugal menang atas Korea Utara pada 1966, berpesan, Korea Utara saat ini tidak sehebat 1966. Portugal tidak boleh menganggap remeh. "Mereka telah membuktikan saat bertemu Brasil, Portugal harus menyerang, cepat memainkan bola dan solid dalam bertahan." katanya.

REUTERS I AP I USA TODAY I POERNOMO G RIDHO

Korea Utara (4-4-2):
1-Myong-guk - KIPER  

5-Kwang-chon, 16-Song-chol, 13-Chol-jin, 3-Jun-il - Bek Kiri, Bek Tengah, Bek Kanan, Bek Tengah

8-Yun-nam, 11-In-guk, 17-Yong-hak, 4-Nam-chol; - Gelandang Kiri, Gelandang Kanan, Gelandang Tengah, Gelandang Tengah

10-Yong-jo, 9-Tae-se - Penyerang Kanan, Penyerang Kiri


PORTUGAL (4-3-3)

1-EDUARDO -KIPER

3-FERREIRA -BEK KANAN, 2-ALVES -BEK TENGAH, 6-CARVALHO -BEK TENGAH, 23-COENTRAO -BEK KIRI

8-MENDES -GELANDANG KANAN, 16-MEIRELES -GELANDANG TENGAH, 20-DECO -GELANDANG KIRI

7-RONALDO -PENYERANG SAYAP KANAN, 11-SABROASA -PENYERANG TENGAH, 9-LIEDSON -PENYERANG SAYA KIRI







Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.