Lucio Tak Cemaskan Kesalahan Pertahanan Brasil

Reporter

Editor

Lucio. AP/Andre Penner

TEMPO Interaktif , Johannesburg – Bek sekaligus kapten Lucio merasa tak khawatir dengan sejumlah kesalahan di barisan pertahanan Brasil meski ia tak mengakui penampilan lini belakang timnya sejauh ini belum sempurna.

Brasil mengawali Piala Dunia 2010 dengan kemenangan atas Korea Utara dan Pantai Gading, tapi mereka selalu kebobolan dalam kedua pertandingan itu lantaran kesalahan di pertahanan.

“Tak ada yang suka kebobolan gol, tapi tak perlu mendramatisasi,” kata Lucio, Rabu (23/6). “kami selalu berusaha meningkatkan diri dan mencari kesempurnaan, dan kami berharap kesalahan-kesalahan itu tak terjadi lagi mulai sekarang.”

Lucio mengatakan yang terpenting kesalahan-kesalahan itu tak muncul pada momen-momen krusial. Brasil sudah unggul 2-0 saat Korea Utara membobol gawang mereka di laga pertama dan tengah memimpin 3-0 saat Didier Drogba mencetak gol buat Pantai Gading di laga kedua.

“Kami telah membicarakannya (kesalahan-kesalahan itu) di antara kami,” kata Lucio. “Tentu saja kami tak puas dengan kebobolan itu, tapi semuanya terjadi di saat kami bisa menerimanya.”

Lucio akanmemainkan laga ke-15 nya di Piala Dunia saat Brasil berhadapan dengan Portugal di laga terakhir Grup G, Jumat (25/6).

Dengan jumlah itu ia melewati catatan Pele sekaligus naik ke peringkat ke-6 dalam daftar pemain Brasil yang paling sering tampil di Piala Dunia, terpaut lima pertandingan dengan Cafu yang memegang rekor terbanyak dengan 20 penampilan.

Mantan kapten Jerman Lothar Matthaus masih jadi pemegang rekor dengan memainkan 25 pertandingan di Piala Dunia.

Lucio bermain dalam semua pertandingan saat Brasil memenangi Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang plus lima pertandingan saat Brasil dihentikan Prancis di perempat final empat tahun lalu di Jerman.

Lucio sendiri tak menyadari kalau dirinya bakal melampaui rekor legenda Brasil.

“Saya senang dengan itu,” kata Lucio. “Itu catatan penting, itu memberi motivasi lebih. Tapi, target kami di sini di timnas bukan untuk meraih rekor individual.”

Pemain berusia 32 tahun ini juga tercatat sebagai pemain paling senior di skad Brasil saat ini dengan 95 caps bersama gelandang bertahan Gilberto Silva.

Lucio memenangi Champions League musim lalu bersama ini Inter Milan juga membantu Brasil merebut Piala Konfederasi 2005 dan 2009.

Ia bahkan mencetak gol penentu kemenangan Brasil pada final Piala Konfederasi tahun lalu saat mengalahkan Amerika Serikat 3-2.

Lucio, yang hanya membuat dua pelanggaran dalam dua laga pertama di Afrika Selatan, dinilai sebagai salah satu kualitas terbaik di lini belakang Brasil bersama Maicon, Juan dan Michel Bastos.

Jelang duel lawan Portugal, Lucio memberikan pujian terhadap bintang tim lawan, Cristiano Ronaldo, tapi ia menegaskan Brasil tak menyiapkan strategi khusus untuk menghentikannya.

“Tak diragukan lagi, ia pemain hebat, ia telah lama membuktikannya,” ujar Lucio. “Kami harus berusaha bertahan sebagai sebuah tim, kuncinya adlah saling membantu dan tetap fokus. Kami harus menaruh perhatian kepada pemain seperti Ronaldo dan juga yang lainnya.”

AP | A. RIJAL






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.