Robert Vittek, Si Rendah Hati dari Bratislava  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert Vittek meluapkan kegembiraannya setelah mencetak gol ke gawang Italia. AP/Bernat Armangue

    Robert Vittek meluapkan kegembiraannya setelah mencetak gol ke gawang Italia. AP/Bernat Armangue

    TEMPO Interaktif , Johannesburg:Slovakia, tim debutan Piala Dunia Afrika Selatan membuat kejutan besar setelah mengalahkan juara bertahan Italia 3-2 untuk melaju ke babak 16 besar. Kemenangan itu sekaligus menyingkirkan Gli Azzurri dan mengukuhkan skuad Vladimir Weiss menjadi runner up Grup F.

    Robert Vittek, pengemas dua gol ke gawang Claudio Marchetti terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan. Namun, pemain 28 tahun itu menolak dijadikan pahlawan tim atas kontribusinya yang membuat timnya sukses.

    “Ini bukan tentang saya, kemenangan ini penting buat kami sebagai tim. Tentu, menjadi pemain terbaik pertandingan berarti banyak buat saya. Namun saya berharap saya bisa mengangkat trofi Piala Dunia kali ini,” tegas Vittek.

    “Saya hanya berada pada tempat yang tepat dan di waktu yang sama (untuk mencetak dua gol),” jelas pemain yang menyandingkan namanya sebagai top skorer bersama striker Argentina Gonzalo Higuain dengan koleksi tiga gol di Afrika Selatan.

    Slovakia akan menghadapi tantangan berat ketika meladeni permainan Belanda yang finis sebagai juara Grup E. Kedua tim akan bertemu di Durban pada Senin (28/6).

    GOAL | BAGUS WIJANARKO







     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.