Meksiko Akan Kunci Messi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi melewati Taye Taiwo dan Lukman Haruna. AP/Ricardo Mazalan

    Lionel Messi melewati Taye Taiwo dan Lukman Haruna. AP/Ricardo Mazalan

    TEMPO Interaktif, Pretoria - Meksiko dibayangi trauma empat tahun lalu saat menghadapi Argentina pada babak 16 besar di Stadion Soccer City, Johannesburg, Senin dini hari mendatang. Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Meksiko tersingkir oleh Argentina, saat itu Argentina menang 2-1 lewat tambahan waktu.

    Selain dibayangi ketakutan masa lalu, Meksiko juga gentar oleh Lionel Messi. Penyerang Argentina 23 tahun itu tengah berusaha untuk menciptakan gol pertamanya di Afrika Selatan. “Kami harus mengunci dia, kami tahu sangat sulit mengambil bola dari dia, dia sangat cepat dan bisa mengubah arah bola kapan pun,” kata Rafael Marquez, pemain Meksiko yang juga rekan satu tim Messi di Barcelona. “Argentina memiliki pemain terbaik dunia,” ujarnya.

    Selama membela Argentina, Messi selalu memenangkan pertadingan ketika melawan Meksiko. Pada 2007, Mesi mencetak gol indah saat Argentina menghancukran Meksiko 3-0 pada pila Copa Amerika. Dua tahun lalu, Argentina juga menang 4-1 dalam pertandingan persahabatan di San Diego.

    Menurut Marquez, Argentina memang mantap di lini serang, namun pertahanan mereka tidak sekuat di depan. “Kami harus merencanakan taktik kami dengan matang agar bisa meraih hasil terbaik,” kata Marquez.

    Bek Argentina, Jonas Gutierrez akan kembali bermain setelah absen. Gutierrez yang siap main lebih memilih gelandang Juan Sebastian Veron atau Rodriguez sebagai partner di lini tengah.

    Argentina lolos ke babak 16 besar dengan hasil sempurna. Albiceleste menjadi juara grup B setelah meraih tiga kemenangan, menang 1-0 dari Nigeria, menang 4-1 atas Korea Selatan dan terakhir 2-0 atas Yunani. Sedangkan Meksiko runner-up grup A.

    REUTERS I POERNOMO G RIDHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.