Portugal Tersingkir, Pelatih Queiroz Tetap Bangga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih timnas Paraguay, Carlos Queiroz. AP/Sergio Azenha

    Pelatih timnas Paraguay, Carlos Queiroz. AP/Sergio Azenha

    TEMPO Interaktif , Cape Town – Pelatih Portugal Carlos Queiroz merasa bangga meski pasukannya tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga 16 Besar di Green Point Stadium, Rabu (30/6) dinihari.

    Gol David Villa di babak kedua memastikan Spanyol lolos ke perempat final dan gol itu juga menjadi gol pertama yang membobol gawang Portugal di Afrika Selatan.

    Tapi, lini belakang mereka cukup kuat, barisan penyerang Portugal masih kurang tajam. Ketujuh gol Seleccao di Afrika Selatan seluruhnya dicetak dalam pertandingan melawan Korea Utara. Sementara dalam tiga lainnya lawan Pantai Gading, Brasil dan Spanyol, Portugal mandul.

    Mesi begitu, Queiroz mengaku terkesan dengan penampilan Portugal di Afrika Selatan dan mengharapkan timnya bisa lebih kuat seusai turnamen ini.

    "Portugal memainkan laga yang pantas, para pemain bertarung dengan penuh ambisi dan keinginan untuk menang, taip hari ini semua itu tak terwujud," kata Queiroz. "Kami harus kembali dengan lebih kuat.

    ADVERTISEMENT

    "Kami telah memperlihatkan penampilan hebat, para pemain sangat fantastis dan mereka semua layak diberi selamat. Para fans Portugal punya banyak alasan untuk berbangga terhadap cara Portugal menampilkan diri di Piala Dunia ini dengan cara yang brilian dan pantas."

    Terlepas dari pernyataan Queiroz, Portugal tampak tak terlalu berambisi menyerang saat melawan Spanyol dan Queiroz mengakui bahwa Spanyol layak menang karena keunggulan mereka dalam penguasaan da penggunaan bola.

    "Sirkulasi bola Spanyol jauh lebuh efektif. Siapa pun yang memguasai bola dan punya sirkulasi lebih baik, akan lebih berpeluang mendominasi pertandingan," kata Queiroz.

    "Kami juga sempat memperoleh sejumlah peluang, tapi kami tak bisa mencetak gol. Pada akhirnya, Spanyol, berkat dominasi mereka, sirkulasi bola dan peluang yang mereka ciptakan, layakmendapatkan hasil ini.

    "Ssangat disayangkan kami tak bisa mencetak gol dengan sejumlah peluang yang kami dapat karena hal itu mungkin bisa menyeimbangkan pertandingan."

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.