Tiga Belas Pemain yang Akan Bersinar di Perempatfinal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Villa merayakan golnya ke gawang Portugal. AFP/CARL DE SOUZA

    David Villa merayakan golnya ke gawang Portugal. AFP/CARL DE SOUZA

    TEMPO Interaktif ,Piala Dunia Afrika Selatan telah melahirkan kejutan-kejutan baik yang bersifat positif sebaliknya. Kejutan terakhir datang setelah Cristiano Ronaldo gagal melangkahkan kaki Portugal ke babak perempat final setelah timnya ditekuk juara Eropa Spanyol 1-0 di 16 besar. Ronaldo yang hanya mampu menceploskan satu gol ke gawang Korea Utara mendapat hujatan setelah gagal mengangangkat performa Seleccao.

    Namun kejutan lainnya datang dari beberapa pemain bintang yang tampil membela negaranya di Afrika Selatan kali ini. Berikut ini profil 15 bintang yang kemungkinan akan semakin bersinar pada 8 besar yang mulai digelar Jumat ini.

    1.David Villa

    Vicente del Bosque tepat ketika memilih Silva turun di kiri serangan Spanyol ketika menghadapi Portugal. Pencetak gol tersubur di Euro 2008 itu membuktikannya dengan mengemas gol semata wayang yang meloloskan La Furia Roja ke perempat final pada menit ke-63.

    Gol itu membuatnya menjadi top skorer (empat gol) sementara di Piala Dunia kali ini. Penampilan El Guaje digadang-gadang akan semain menohok kala menemani Barcelona musim depan untuk mempertahankan gelar tiga kali beruntun di La Liga Spanyol.

    2.Lionel Messi

    Lionel Messi boleh saja didapuk sebagai pemain terbaik dunia. Namun sejauh ini Si Kutu belum mampu mencetak gol meski terus menjadi starter pada empat permainan terakhir bersama Argentina.

    Meski demikian posisi Messi memang diperlukan di Albiceleste. Dengan kemampuan mendribelnya ia mampu memberikan assist-assist brilian kepada rekannya. Contoh terakhir ketika ia menyodorkan bola kepada Carlos Tevez yang mengemas gol kontroversial ketika berdiri dalam posisi offside ke gawang Meksiko yang meloloskan tim ke perempat final dengan kemenangan 3-1.

    3. Kaka

    Tidak ada yang meragukan kemampuan Kaka dalam mendistribusikan alur bola ke depan. Kemampuannya menyelsaikan peluang juga patut diacungi jempol. Itu ditambah visinya dalam bermain yang selalu pintar membaca permainan.

    Meski belum memberikan sumbangan gol buat Brasil, Carlos Dunga tetap mempercayakan pemain saleh ini sebagai starter. Penampilannya mungkin saja akan semakin meningkat di perempat final di mana tim Samba akan meladeni salah satu tim favorit Belanda besok.

    4. Miroslav Klose

    Dengan postur menjulang Klose bak virus di gawang lawan. Senjata umpama pemain 32 tahun itu adalah tandukannya. Itu dibuktikannya ketika ia mencetak lima gol di Piala Dunia 2002 yang semuanya dikemasnya melalui kepalanya.

    Usia Klose memang tak lagi muda. Tapi coba lihat penampilan energiknya ketika membantu Jerman menyingkirkan Inggris dari 16 besar dengan skor 4-1. Dengan penetrasi apiknya pemain kelahiran Opole, Polandia itu sukses membuka kemenangan tim pada menit ke-20.

    5. Gonzalo Higuain

    Diego Maradona mungkin puas dengan kinerja yang telah diberikan Gonzalo Higuain di Afrika Selatan. Tampil sebagai starter sejak awal permainan Albiceleste, penyerang Real Madrid itu membuktikannya dengan mengemas empat gol. Ia bisa menyandingkan dirinya dengan bintang Spanyol David Villa sebagai pencetak gol tersubur sementara sejauh ini.

    Posisinya yang selalu tepat diyakini menjadi taji terbesarnya ketika mencetak gol. Apakah koleksi golnya akan bertambah? Hal itu akan dibuktikannya ketika Argentina menghadapi Jerman di perempat final pada Minggu (3/7).

    6. Mesut Oezil

    Oezil, 21 tahun diyakini akan menjadi salah satu pemain terbaik di Afrika Selatan. Penampilannya briliannya terlihat ketika membombardir lini pertahanan Inggris ketika Jerman menyingkirkan juara dunia 1966 itu di 16 besar.

    Bek-bek Inggris seperti John Terry, Glen Johnson maupun Matthew Upson dibuat pusing dengan pergerakan Oezil yang energik.

    7. Robin van Persie

    Kemampuannya beradaptasi dala pertandingan menjadikannya striker yang ditakuti kiper-kiper lawan. Tendangan kaki kirinya maut.

    Persie memang baru menyumbangkan satu gol buat Oranye. Namun ketika Belanda meladeni permainan Brasil di perempat final, tajinya akan terlihat.

    8. Fernando Torres

    Rapatnya pertahanan Spanyol di empat pertandingan awal membuat Fernando Torres kesulitan menyumbangkan gol. Dengan kecepatan, kekuatan fisik, dan visi dalam bermain El Nino kerap menjadi hantu bagi kiper lawan.

    Gawang Paraguay kemungkinan akan menjadi bulan-bulanan Torres ketika Spanyol bertemu Paraguay di perempat final.

    9. Luis Suarez

    Suarez, bintang Ajax Amsterdam mencetak gol vital buat Uruguay ketika menyingkirkan Korea Selatan dengan skor 2-1 di 16 besar. Dua gol diborongnya pada menit ke-8 dan 80.

    Bersama Diego Forlan, Suarez menjadi kekuatan utama serangan Uruguay. Dari statistik laman FIFA memperlihatkan pemain ini sukses melancarkan 117 kali operan ke rekan setimnya.

    10. Diego Milito

    Meski baru sekali tampil buat Argentina, Diego Milito menjadi salah satu bintang di Afrika Selatan kali ini. Maradona memang masih mempercayakan lini depannya dengan Gonzalo Higuain, Carlos Tevez, dan Messi.

    Namun Milito tetap dipandang sebagai striker terbaik setelah membuktikannya di Inter Milan.

    11. Carlos Tevez

    Sebelum menyumbangkan dua gol ketika membantu Argentina menyingkirkan Meksiko di 16 besar, Tevez kerap menjadi pemain cadangan. Namun perlahan tapi pasti kepercayaan diberikan Diego Maradona kepada bintang Manchester City itu.

    Maradona kemungkinan masih akan mempercayakan Carlitos sebagai starter ketika Argentina berhadapan dengan Jerman di perempat final. Tendangan kerasnya menjadi momok utama kiper lawan.

    12. Diego Forlan

    Kecepatan Forlan ketika menyerang menjadi senjata ampuhnya menerobos pertahanan lawan. Selain cakap dalam menjebol lawan bintang Atletico Madrid itu juga kerap membantu Uruguay dalam bertahan.

    Forlan akan menjadi pemain vital bagi Uruguay jika ingin tampil apik di Afrika Selatan.

    13. Arjen Robben

    Tanpa ditemani Robben permainan Belanda bak sayur kurang garam. Pemain kidal itu membuktikannya kala memcah kebuntuan dengan mencetak gol ke gawang Slovakia pada laga debutnya di 16 besar.

    Robben telah membuktikan jika ia menjadi salah satu penyerang terbaik di Afrika Selatan kali ini.

    THE BLEACHER REPORT | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.