Uruguay Lolos ke Semifinal Pertama dalam 40 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Uruguay meluapkan kegembiraannya usai menaklukkan Ghana lewat adu penalti. AFP/ RODRIGO ARANGU

    Para pemain Uruguay meluapkan kegembiraannya usai menaklukkan Ghana lewat adu penalti. AFP/ RODRIGO ARANGU

    TEMPO Interaktif , Johannesburgh - Uruguay mengubur mimpi Ghana untuk menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke final Piala Dunia, lewat kemenangan 4-2 dalam adu penalti pada laga perempat final di Soccer City Stadium, Sabtu (3/7) dinihari WIB, setelah pertandingan tetap imbang 1-1 hingga usai 120 menit.

    Pemain pengganti Sebastian Abreu jadi penentu kemenangan Uruguay saat eksekusi penaltinya gagal di antsipasi kiper Ghana Richard Kingson.

    Dengan kemenangan ini Uruguay lolos ke semifinal untuk kali pertama dalam 40 tahun terakhir dan akan menghadapi Belanda yang secara mengejutkan menyingkirkan tim favorit Brasil dengan skor 2-1.

    Uruguay smepat menggembrak di awal pertandingan dengan membuat sejumlah peluang lewat aksi Diego Forlan dan Luis Suarez.

    Tapi, Ghana bangkit memasuki pertengahan pertandingan dan terus menekan hingga pengujung babak pertama. Di waktu yang tak banyak tersisa itu upaya mereka membuahkan hasil ketika tendangan spektakuler Sulley Muntari dari jarak sekitar 35 meter menaklukkan kiper Fernando Muslerra sehingga Ghana mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0.

    ADVERTISEMENT

    Di babak kedua Uruguay kembali menekan dan mereka mendapat sebuah hadiah tendangan bebas di menit ke-55 yang dimanfaatkan dengan baik oleh Forlan untuk membuat kedudukan kembali imbang 1-1.

    Kedudukan imbang bertahan hingga 90 menit pertandingan berlalu, memaksa digelarnya perpanjangan waktu. Di sini, Ghana terlihat lebih dominan dan merka terus menekan hingga pengujung 15 kedua di mana mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Luis Suarez dengan sengaja memblok bola sundulan Dominic Adiyiah dengan tangannya.

    Luis Suarez sendiri diganjar kartu merah lantaran ulahnya. Tapi, pengorbanannya tak sia-sia karena kemudian hadiah penalti itu gagal dimanfaatkan oleh Asamoah Gyan yang jadi eksekutor sehingga pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

    Ghana yang sudah terpukul karena melepas peluang yang sudah ada di epan mata, akhirnya tersingkir setelah hanya dua dari empat eksekutor mereka yang menghasilkan gol dalam adu penalti itu.

    Sebaliknya, dari lima esekutor Uruguay hanya Maxi Pereira yang gagal dan mereka pun lolos ke semifinal untuk kali pertama sejak Piala Dunia 1870.

    VIDEO: GOL GOL CANTIK URUGAY VS GHANA


    ADU PENALTI

    4-URUGUAY: Diego Forlan (gol), Mauricio Victorino (gol); Andres Scotti (gol), Maximiliano Pereira (gagal), Sebastian Abreu (gol)

    2-GHANA: Asamoah Gyan (gol), Stephen Appiah (gol), John Mensah (gagal), Dominic Adiyiah (gagal)

    SUSUNAN PEMAIN

    Uruguay: 1-Fernando Muslera; 2-Diego Lugano (19-Andres Scotti 38), 6-Mauricio Victorino, 4-Jorge Fucile, 16-Maximiliano Pereira, 15-Diego Perez, 17-Egidio Arevalo, 7-Edinson Cavani (13-Sebastian Abreu 76), 20-Alvaro Fernandez (14-Nicolas Lodeiro 46), 9-Luis Suarez, 10-Diego Forlan.

    Ghana: 22-Richard Kingson; 4-John Pantsil, 5-John Mensah, 15-Isaac Vorsah, 2-Hans Sarpei; 6-Anthony Annan, 23-Kevin-Prince Boateng, 7-Samuel Inkoom (10-Stephen Appiah 74), 11-Sulley Muntari (18-Dominic Adiyiah 88); 21-Kwadwo Asamoah, 3-Asamoah Gyan.

    Wasit: Olegario Benquerenca (Portugal)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.