Kalah Taruhan, Penggemar di Gorontalo Bakar Bendera Argentina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Gorontalo - Kekalahan telak Argentina dari Jerman dengan skor 4-0, membuat pendukung Argentina di Gorontalo merasa kecewa. Kekecewaan tersebut mereka lampiaskan dengan membakar bendera Argentina saat nonton bareng yang dilaksanakan di kelurahan Isimu, kecamatan Tibawa, kabupaten Gorontalo.

    ”Kami tak percaya dengan hasil ini,” kata Wendy, salah seorang pendukung Argentina, Minggu (4/7).

    Wendy mengaku adalah pendukung Argentina sejak dulu dan berani bertaruh ketika Argentina bermain. Namun pada saat melawan Jerman semalam, ia tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia lalu membakar bendera Argentina yang memang selalu dibawanya saat tim itu bermain.

    “Saya kalah taruhan,” ungkapnya. Tak hanya Wendy, salah seorang rekannya bernama Hadi, ikut melakukan cara yang sama. Bahkan saat pertandingan masih menyisakan beberapa menit lagi, bendera Argentina yang dipasang di rumah penduduk langsung diambil dan dibakar.

    ADVERTISEMENT

    “Argentina payah,” teriak Hadi sambil memperlihatkan bendera Argentina yang dibakar.
    Sebagian warga yang menyaksikan aksi itu, mengecam tindakan pembakaran bendera Argentina.

    ”Itu bendera negara orang. Coba kalau bendera Indonesia yang dibakar, pasti sudah ditangkap,” ujar Rahmat, warga setempat yang juga mengaku pendukung Argentina.

    ”Harusnya mereka bisa menerima kekalahan, kalaupun kalah taruhan itu sudah wajar, tapi jangan sampai membakar bendera,” tambah Hasan, warga lainnya.

    Karena aksi mereka itu, jalan trans Sulawesi yang dijadikan lokasi nonton bareng Piala Dunia, macet total.

    Di Gorontalo, cara untuk mendukung peserta piala dunia, umumnya warga memasang bendera negara peserta di setiap rumah. Hal tersebut menunjukan bahwa rumah yang bersangkutan mendukung negara yang telah dipasang benderanya.

    CHRISTOPEL PAINO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.