Heinze Ingin Maradona Terus Latih Argentina

Reporter

Editor

Diego Maradona dan Gabriel Heinze. AFP/ JEWEL SAMAD

TEMPO Interaktif , Pretoria – Bek Gabriel Heinze mendesak Diego Maradona agar tak membuat keputusan terburu-buru mengenai masa depannya sebagai pelatih Argentina.

Desakan itu dilontarkan Heinze menyusul pernyataan Maradona yang menyebut dirinya akan mempertimbangkan mundur dari jabatan pelatih Argentina seusai kekalahan 0-4 dari Jerman dalam laga perempat final, Sabtu (3/7).

Saat baru ditangani Maradona, Argentina sempat mengalami kesulitan di babak kualifikasi, tapi tiba-tiba berubah menjadi salah satu favorit juara di Afrika Selatan menyusul aksi meyakinkan dalam empat laga pertama sebelum dihentikan Jerman di perempat final.

Tapi, Heinze menegaskan Argentina telah mengalami kemajuan dan Maradona harus berpikir masak-masak sebelum memutuskan lengser.

"Kini bukan saatnya untuk mengambil keoutusan," kata Heinze. "Pasti lebih baik menunggu hingga emosi telah mendingin. Maradona telah bekerja dengan sangat baik dan akan bagus baginya untuk meneruskan tugasnya."

Sejumlah kritikan telah diarahkan terhadap taktik dan cara Maradona menangani timnya termasuk keputusannya membiarkan top skorer Inter Milan Diego Milito di bangku cadangan saat Argentina tertinggal dari Jerman di perempat final.

Begitu juga dengan keputusannya membiarkan Lionel Messi bermain tanpa arahan yang jelas yang berbuntut kegagalan Pemain Tebraik Dunia 2009 itu mencetak gol dalam empat pertandingan di Afrika Selatan.

"Saya akan membela para pemain ini dan saya akan membela tim ini," tegas Heinze. "Kami bisa mengambil sejumlah hal positif dari penampilan kami di Afrika Selatan. Tapi, seperti biasa, hasil akhir selalu menjadi yang terpenting dan kami telah gagal."

Bagi Maradona sendiri, luka yang dirasakannya atas kegagalan ini terbilang akut. Lelaki yang pernah nyaris sendirian mengantar Argentina merebut Piala Dunia 1986 dan mendorong tim itu ke final empat tahun berikutnya, kini harus menerima kenyataan dirinya telah relatif gagal sebagai pelatih.

"Kami tak bisa membuat mimpi kami jadi kenyataan, tapi kita selalu menemukan cara untuk bangkit," kata Maradona. "Yang terpenting adalah kami bermain dengan gaya yang tepat. Saya mungkin akan pergi, tapi saya ingin anak-anak ini terus maju. Saya ingin mereka menunjukan siapa mereka dan seperti apa sepakbola Argentinian sesungguhnya.

"Ada dugaan para pemain yang telah menjadi jutawan di seluruh penjuru dunia tak lagi berminat membela Argentina. Tapi, anggapan itu keliru. Para pe,ain yang datang dari Eropa bekerja bersama dan memberikan segalanya. Kami tak sampai ke tempat yang kami inginkan, tapi saya yakin siapa pun yang menggantikan saya akan mengikuti jalur yang sama."

GUARDIAN | A. RIJAL






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.