Sneijder Bantah Sebut Maradona dan Dunga Idiot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wesley Sneijder. AFP/ CARL DE SOUZA

    Wesley Sneijder. AFP/ CARL DE SOUZA

    TEMPO Interaktif , Cape Town – Playmaker Belanda Wesley Sneijder membantah telah menyebut pelatih Argentina Diego Maradona dan pelatih Brasil Dunga sebagai orang-orang idiot.

    Belanda bangkit dari ketertinggalan 0-1 di babak pertama untuk mengalahkan Brasil 2-1 dalam laga perempat final, Jumat (2/7) dan seusai pertandingan Sneijder mengatakan kepada harian Helden: "Setelah babak pertama yang sulit melawan Brasil, kami berhasil tetap tenang. Saya lebih suka memiliki seseorang seperti (Bert) Van Marwijk sebagai pelatih daripada orang-orang idiot seperti Maradona dan Dunga."

    Tapi, Sneijder menegaskan dirinya tak pernah berbicara negatif tentang kedua juara dunia itu melainkan hanya ingin menggarisbawahi gaya melatih Bert van Marwijk yang lebih tenang.

    "Ada kesalahan besar dalam transkripsi itu dan dalam beberapa terjemahan dari kata-kata yang telah saya ucapkan," kata Sneijder di situs Inter Milan.

    "Dalam wawancara itu saya tak pernah merujuk langsung kepada Maradona dan Dunga, kedua sosok yang sangat saya hormati lantaran apa yang telah mereka lakukan sebagai pemain dan pelatih.

    ADVERTISEMENT

    "Dalam wawancara itu saya hanya berbicara tentang pebedaan yang ada di antara para pelatih. Masing-masing kita tak bisa sama dengan yang lainnya. Sangat disesalkan bahwa kata-kata saya telah salah dimengerti."

    SOCCERNET | A. RIJAL

    BERITA TERPOPULER LAINNYA

    Kantor Majalah Tempo Dilempar Bom Molotov

    Pelempar Bom Molotov di Majalah Tempo Belum Terlacak

    Tak Ada Korban dalam Aksi Penyerangan Kantor Majalah TEMPO

    Ariel Tidak Pernah Dijenguk Keluarganya

    Loew Beberkan Taktik Kalahkan Spanyol

    Kapolri Targetkan Dua Pekan untuk Telusuri Rekening Gendut

    Kejaksaan Telusuri Dugaan Adanya Kebocoran Informasi Hartono

    Rian D'Massive Berjanji Akan Jenguk Ariel

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.