Swiss Akui Ketangguhan Tim Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih tim nasional Swiss Ottmar Hitzfeld di tengah-tengah pemainnya, saat latihan di Zurich, Swiss (10/6).  REUTERS/Christian Hartmann

    Pelatih tim nasional Swiss Ottmar Hitzfeld di tengah-tengah pemainnya, saat latihan di Zurich, Swiss (10/6). REUTERS/Christian Hartmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang tim nasional Swiss, Xherdian Shaqiri, menilai Prancis bukan tim yang lemah dan tidak boleh dianggap remeh. Meskipun rekan sesama di klub Bayern Munich, Franck Ribery, absen karena cedera, tim Prancis yang mendapat julukan Les Blues ini tidak kalah berbahaya dari tim lain.

    Pelatih Prancis memutuskan untuk tidak mengikutsertakan Franck Ribery, pemain kelahiran Boulogne sur Mer berusia 31 tahun itu dalam laga Piala Dunia 2014 di Brasil karena masih menderita cedera punggung. Ribery hanya bermain sekali untuk klub Bayern Munich pada Liga Champions. Ketika itu Bayern Munich kalah telak 4-0 atas Real Madrid.

    Swiss akan menghadapi Prancis dalam babak penyisihan Grup E pada 20 Juni mendatang. Sebelum dengan Prancis, Swiss akan mencoba kemampuan Ekuador pada Minggu, 15 Juni. Shaqiri menegaskan, tanpa Ribery, Prancis tetap tim yang tangguh. “Kami akan menghadapi Prancis dengan segenap kemampuan karena mereka juga sama-sama kuat,” kata pemain berusia 22 tahun ini saat jumpa pers.

    Dalam laga pemanasan, tim Prancis mengalahkan Jamaika dengan skor telak 8-0. “Para pemain Prancis masih mampu mempertunjukkan permainannya yang baik,” Shaqiri menjelaskan. Dengan merendah, Shaqiri menyatakan bahwa Swiss hanyalah sebuah tim yang kecil. “Namun kami berupaya memberikan penampilan yang terbaik melawan Prancis.”

    ADVERTISEMENT

    GOAL.COM | SETIAWAN ADIWIJAYA

    Berita Terpopuler:
    FIFA Luncurkan Aplikasi 2014 FIFA World Cup 
    Da Amazonia Belum Siap Gelar Inggris Vs Italia 
    Australia Berpeluang Kalahkan Cile 
    Pirlo Pensiun Seusai Piala Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.