Rusia Vs Korea Selatan, Siapa Menang?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain tim nasional Korea Selatan. AP/Hassan Ammar

    Pemain tim nasional Korea Selatan. AP/Hassan Ammar

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional Rusia akan menantang Korea Selatan pada babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2014 di Cuiaba, Brasil, Selasa waktu setempat, atau Rabu pagi WIB. Ini merupakan pertemuan yang pertama bagi kedua kesebelasan setelah Rusia menundukkan Korea Selatan 2-1 dalam pertandingan persahabatan November tahun lalu.

    Kesebelasan Rusia melakukan latihan pemanasan Senin sore di Stadion Pantal di bawah pengawasan pelatih asal Italia, Fabio Capello. Tim nasional Korea Selatan juga berlatih di tempat yang sama dengan pelatih mantan kapten tim Ginseng, Hong Myung-bo.

    Masuknya Rusia ke babak penyisihan Piala Dunia 2014 merupakan yang kedua kalinya setelah tahun 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Fabio Capello menunjuk bek Vasili Berezutskiy sebagai kapten kesebelasan dalam Piala Dunia 2014. “Ini merupakan kehormatan buat saya. Ini merupakan tanggung jawab yang besar, dan saya berharap bisa menjadi contoh yang baik untuk pemain yang lain,” katanya.

    Kedua pelatih sama-sama sesumbar akan memenangi pertandingan. Namun Rusia mungkin tidak akan diperkuat gelandang Roman Shirokov yang masih mengalami cedera. “Tentu saja absennya Shirokov merupakan kerugian besar buat kami. Tapi kami yakin, Rusia merupakan tim yang kuat. Kerja sama tim kami sangat baik,” ujarnya.

    Jadi, kata Capello, absennya Shirokov tidak akan mempengaruhi permainan Rusia. “Kami punya pemain pengganti yang baik. Jadi ini bukan masalah besar.” 

    Pada babak prakualifikasi Piala Dunia 2014, Korea Selatan sempat dikalahkan Ghana dengan skor telak 4-0. Ini membuat pelatih Hong Myung dikritik bahwa pemain tim nasional Korea Selatan kurang pengalaman.

    Namun Myung membantah. Menurut dia, dengan usia yang masih relatif muda, tim Korea Selatan sangat energik dan memiliki semangat yang tinggi. “Mereka adalah masa depan sepak bola Korea Selatan,” katanya.

    CHANNEL NEWS ASIA|REUTERS|SETIAWAN ADIWIJAYA


    Baca juga:
    Mourinho Sangat Yakin Costa ke Chelsea
    Tukar Tambah Modric-Ramires Masih Alot
    Napoli Tegaskan Higuain Tak Akan ke Barcelona
    Boaz Solossa Tinggalkan Pelatnas
    Iran dan Nigeria Berebut Jadi Pendamping Argentina
    Wayne Rooney Kecewa Kalah dari Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.