Laporan Piala Dunia: Menendang Bola sampai Tua  

Reporter

Editor

Nur Haryanto

Seorang remaja bermain sepak bola saat matahari terbenam di Rio de Janeiro, Brasil, 8 Juni 2014. (Clive Rose/Getty Images)

TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Setelah mencetak gol, Fabio punya gaya selebrasi unik. Dia berguling-guling di lapangan. Rupanya, ia meniru aksi perayaan gol yang biasa dilakukan Valter, striker Fluminense yang terkenal di Serie A Brasileiro atau liga utama Brasil.

Aksi selebrasi Valter--striker nomor dua di klub itu setelah Fred, yang masuk dipanggil Felipe Scolari di tim nasional Brasil--bagi dia, merupakan upaya agar perutnya menyusut.

Valter memang berbeda dengan kebanyakan striker lainnya: perutnya membuncit. Nah, sama dengan idolanya tersebut, Fabio juga melakukan hal itu karena ingin agar perutnya tidak lagi gendut.

Namun, dalam pertandingan Ahad lalu itu, bukan hanya dia yang berperut sedikit buncit. Di tim Pulmao, yang menjadi lawannya, bentuk bulat juga terlihat di perut beberapa pemainnya. Bahkan striker-nya punya perut teramat gendut.

Tak hanya berperut gendut, rambut yang sudah banyak rontok atau yang berwarna perak juga terlihat di beberapa kepala pemainnya.

Pertandingan yang digelar di lapangan Combinado 5 de Julho di kawasan Niteroi, Rio de Janeiro, ini memang unik. Untuk bisa bermain di lapangan berpasir ini, semua pemain harus menunjukkan kartu identitasnya. Kalau curi umur, timnya akan didiskualifikasi.

Umur yang jadi syarat adalah mereka harus lebih dari 40 tahun. Kalau kurang, maaf, harus menunggu sampai waktunya tiba. Joao adalah salah satu pemain yang di-verboden untuk bermain. “Saya masih kurang satu tahun lagi,” katanya. “Kalau saya, awal tahun lalu, persis 40 tahun,” ujar Fabio sambil tersenyum.

Kompetisi yang dikhususkan bagi para pemain yang berusia di atas 40 tahun ini memang dimulai awal tahun lalu. Diikuti delapan tim yang masing-masing dibagi dalam dua grup, mereka bermain setengah kompetisi. Empat tim terbaik dari dua grup inilah yang masuk ke semifinal, seperti yang digelar pada siang itu. Arariboria, klubnya Fabio, akhirnya menang telak 4-0 atas Pumao.

Di Brasil, sepak bola tidak pernah berhenti. Sementara anak-anak, dimulai usia 6 tahun, rajin berlatih sepak bola, ayah, om, bahkan kakek masih bisa bermain sepak bola. Mereka tidak pernah mengenal kata pensiun, termasuk seorang pemain yang menyatakan gantung sepatu.

Bahkan, di luar kompetisi di atas 40 tahun, secara rutin pula kompetisi bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun juga digelar. “Setelah kompetisi ini selesai, baru kemudian dilanjutkan oleh mereka yang berusia di atas 50 tahun,” kata seorang panitia pertandingan.

Mereka yang berusia di atas 60 tahun juga masih bisa bermain. Hanya, karena tidak terlalu banyak klub untuk kategori usia ini, kompetisi belum bisa digelar.

Tentu saja, peraturannya tak seketat pertandingan kelas internasional. Lapangan yang dipakai pun hanya 80 persen luasnya dari ukuran resmi. Tim yang berlaga hanya diperbolehkan diisi delapan pemain.

Namun, soal kemampuan di lapangan, mereka tetap luar biasa. Umumnya, mereka adalah pemain sepak bola pada masa mudanya. Jadi, mereka masih bisa melakukan sprint mengejar bola dan menendangnya dengan keras. Sang kiper masih bisa melompat tinggi menghalau bola. Tabrakan atau terjatuh karena tackle pun sering terjadi.

Lalu, apa resep mereka masih bisa gesit seperti itu? “Tidak ada. Semalam saya pergi minum-minum bersama teman-teman. Pulang ke rumah pukul 5 pagi. Tidur sebentar, lalu pergi ke sini pukul 10 tadi,” kata Fabio sambil tergelak.

IRFAN BUDIMAN

Baca juga:
Ini Daftar Kekalahan Cile Vs Brasil di Piala Dunia
Pelatih Uruguay Mundur dari FIFA
Ini Dia Wasit Laga Brasil Vs Cile
Gagal di Piala Dunia, Gerrard Bersantai di Pantai
Melawan Brasil, Cile Khawatir Wasit Berpihak






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.