Fakta Menarik Argentina Vs Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Argentina Alejandro Isabella (kiri) akan beradu strategi dengan pelatih Jerman Joachim Loew pada Final Piala Dunia 2014. Ronald Martinez/Getty Images, Julian Finney/Getty Images

    Pelatih Argentina Alejandro Isabella (kiri) akan beradu strategi dengan pelatih Jerman Joachim Loew pada Final Piala Dunia 2014. Ronald Martinez/Getty Images, Julian Finney/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta -  Argentina akan berhadapan dengan Jerman di Stadion Maracana, dini hari ini. Pertandingan ini menutup rangkaian Piala Dunia 2014, sejak dimulai 12 Juni lalu.

    Messi cs akan mengenakan seragam tandang berwarna biru tua di pertandingan ini. Merujuk pada fakta selama ini, tim Tango --julukan Argentina-- tak pernah kalah jika memakai corak seragam ini sepanjang sejarah Piala Dunia. Mereka mencatat tiga kemenangan dan satu imbang.

    Selain fakta tadi, beberapa hal menarik lain juga layak disimak. Berikur di antaranya:

    - Bagi Jerman dan Argentina, pertandingan malam ini menjadi pertemuan ke-21. Sejauh ini, tim Tango --julukan Argentina-- unggul dengan memenangkan sembilan pertandingan di antaranya, tujuh pertandingan dimenangkan Jerman, dan empat berakhir imbang.

    - Klose menjadi pemain tertua kelima yang pernah tampil di final Piala Dunia (36 tahun, 34 hari), di bawah Dino Zoff (40 tahun, 241 hari), GUnnar Gren (37, 212), Jan Jongbloed (37, 32), dan Nilton Santos (36, 32).

    - Rataan usia tim Jerman yang ditampilkan di final kali ini lebih muda dari Argentina. Nah, 10 dari 19 final terakhir Piala Dunia dimenangkan tim yang lebih muda.

    - Rataan usia tim Jerman adalah 27 tahun 271 hari. Adapun Argentina adalah 28 tahun 142 hari.

    - Jerman mengalahkan tuan rumah Brasil dengan skor 7-1 di semi-final. Merujuk pada sejarah, Jerman selalu menjadi runner-up jika menyingkirkan tim tuan rumah. Itu terjadi pada Piala Dunia 1982 Spanyol, Meksiko pada 1986, dan 2002 di Korea Selatan.

    - Negara Amerika Latin dan Eropa sudah berhadapan sebanyak 64 kali di fase gugur Piala Dunia. Amerika Latin unggul dengan 35 kemenangan berbanding 29 milik Eropa.

    - Argentina sudah bermain di Stadion Maracana sebanyak 18 kali. Memenangkan lima pertandingan, tiga imbang, dan sepuluh kali kalah. Mencetak 17 gol dan kemasukan 33 gol.

    - Jerman bermain lima kali di Maracana. Memenangkan satu pertandingan, dua imbang, dan dua kalah. Mencetak empat gol dan kebobolan enam gol.

    BERBAGAI SUMBER | ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.